Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Industri Batu Bara Sumatera Harus Beradaptasi Transisi Energi Berkelanjutan

Jumat, 9 Agustus 2024
A A
Ilustrasi penambangan batu bara. Foto Kementerian ESDM.

Ilustrasi penambangan batu bara. Foto Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Cadangan batu bara di Pulau Sumatera mencakup sekitar sepertiga atau sekitar 11.866,66 juta ton (sekitar 37,34 persen) dari total cadangan batu bara nasional. Tak heran Pulau Sumatera merupakan salah satu daerah penghasil batu bara utama di Indonesia.

“Namun industri batu bara di Pulau Sumatera harus beradaptasi agar sejalan dengan tujuan nasional dalam transisi menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Rita Susilawati pada acara The 3rd Sumatra Coal Outlook Conference & Digitalization in Mining Conference 2024 di Jakarta, 7 Agustus 2024.

Lantaran mulai tahun 2025, pemerintah akan meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi setidaknya sebesar 23 persen. Upaya ini dapat dicapai secara bertahap dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, termasuk batu bara.

Baca Juga: Masyarakat Bisa Akses Dana Lingkungan untuk Aksi Iklim

“Batu bara masih menjadi andalan energi. Pandangan kami masa depan, strategi energi juga harus terus berkembang. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan keamanan energi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menjaga kelestarian lingkungan,” papar Rita.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan mendukung industri batu bara dan seluruh pemangku kepentingan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: batu baraenergi terbarukanKementerian ESDMPulau Sumateratransisi energi berkelanjutan

Editor

Next Post
Anak banteng jantan lahir di SSB Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, 9 Agustus 2024. FOTO Dok. PPID KLHK.

Anak Banteng Jantan Lahir di Taman Nasional Baluran

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media