Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Industri Batu Bara Sumatera Harus Beradaptasi Transisi Energi Berkelanjutan

Jumat, 9 Agustus 2024
A A
Ilustrasi penambangan batu bara. Foto Kementerian ESDM.

Ilustrasi penambangan batu bara. Foto Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Cadangan batu bara di Pulau Sumatera mencakup sekitar sepertiga atau sekitar 11.866,66 juta ton (sekitar 37,34 persen) dari total cadangan batu bara nasional. Tak heran Pulau Sumatera merupakan salah satu daerah penghasil batu bara utama di Indonesia.

“Namun industri batu bara di Pulau Sumatera harus beradaptasi agar sejalan dengan tujuan nasional dalam transisi menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Rita Susilawati pada acara The 3rd Sumatra Coal Outlook Conference & Digitalization in Mining Conference 2024 di Jakarta, 7 Agustus 2024.

Lantaran mulai tahun 2025, pemerintah akan meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi setidaknya sebesar 23 persen. Upaya ini dapat dicapai secara bertahap dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, termasuk batu bara.

Baca Juga: Masyarakat Bisa Akses Dana Lingkungan untuk Aksi Iklim

“Batu bara masih menjadi andalan energi. Pandangan kami masa depan, strategi energi juga harus terus berkembang. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan keamanan energi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menjaga kelestarian lingkungan,” papar Rita.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan mendukung industri batu bara dan seluruh pemangku kepentingan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: batu baraenergi terbarukanKementerian ESDMPulau Sumateratransisi energi berkelanjutan

Editor

Next Post
Anak banteng jantan lahir di SSB Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, 9 Agustus 2024. FOTO Dok. PPID KLHK.

Anak Banteng Jantan Lahir di Taman Nasional Baluran

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media