Rabu, 9 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ingin Tahu Jenis dan Tipe Warna Kulitmu? Simak Penjelasan Dokter Flandiana

Tipe ini banyak dijumpai pada penduduk dari Asia Timur.

Minggu, 2 Januari 2022
A A
Ilustrasi. Foto Tumisu/Pixabay.com.

Ilustrasi. Foto Tumisu/Pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Secara umum, manusia mengenal tiga jenis kulit. Kulit kering yang ditandai dengan kusam, tertarik, dan sedikit mengelupas. Kulit berminyak yang tampak mengkilap karena minyak pada area tertentu. Kulit kombinasi yaitu kadangkala berminyak dan kadangkala kering. Serta kulit sensitif yang mudah berjerawat, memerah, gatal, mudah alergi, dan mengelupas karena pemakaian produk tertentu.

Demikian paparan dokter Flandiana Yogianti dari Departemen Dermatologi & Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagaimana dilansir laman UGM tertanggal 8 Desember 2021.

Sedangkan berdasarkan warnanya, Flandiana menjelaskan terdapat 1 hingga 6 tipe kulit. Tipe pertama menunjukkan tipe kulit yang paling cerah dan tipe ke-6 menunjukkan tipe kulit yang paling gelap.

Baca Juga: Baboe Mengalami Diskriminasi Sekaligus Diperlakukan Sama oleh Keluarga Kolonial

Tipe kulit 1 kalau terpapar sinar matahari akan mudah sekali terbakar dan tidak menggelap. Tipe 2 juga bisa terbakar kalau terkena sinar matahari, tapi kemudian bisa menggelap. Tipe 3 bisa terbakar, tetapi tidak melepuh atau memerah. Tipe ini banyak dijumpai pada penduduk dari Asia Timur. Tipe 4 biasanya tidak terbakar kalau terkena sinar matahari. Tipe 5 jarang sekali terbakar dan mudah sekali menjadi hitam. Tipe 6 merupakan tipe kulit yang paling gelap.

“Untuk pemeriksaan lebih detail mengenai jenis dan tipe kulit secara objektif menggunakan alat ukur melalui dokter spesialis dermatologi dan venereology,” kata Flandiana.

Baca Juga: Prof. Wahyu Andayani: Lindungi Hutan Lewat Pembangunan KPH

Perbedaan jenis kulit antar orang terjadi akibat beberapa faktor. Kulit kering, menurut Flandiana, disebabkan oleh multifaktor, salah satunya yang paling berpengaruh karena masalah barrier kulit (lapisan kulit paling atas). Mengingat barrier kulit memiliki fungsi untuk menahan air, ketika ada gangguan tentu kulit itu akan kering atau lebih mudah untuk air lepas.

“Solusinya adalah memperbaiki barrier kulit dan menghindari penggunaan produk eksfoliatif secara berlebihan,” jelasnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: dokter Flandiana Yogiantienam warna kulitjenis kulittipe warna kulit

Editor

Next Post
Aliran sungai diapit hutan di ekowisata Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Wanaloka.com.

Cadangan Blue Carbon Indonesia Terancam Ekspansi Industri

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media