Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Pemicu Gempa Dangkal Guncang Nias Selatan

Minggu, 22 Oktober 2023
A A
Episenter gempa dangkal guncang Nias Selatan, Sumatera Utara pada Minggu malam, 22 Oktober 2023. Foto Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Episenter gempa dangkal guncang Nias Selatan, Sumatera Utara pada Minggu malam, 22 Oktober 2023. Foto Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal guncang Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara pada Minggu malam, 22 Oktober 2023. Gempa dangkal guncang Nias Selatan berkekuatan 5,1 magnitudo dengan pusat gempa berada di laut.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, pukul 21.23 WIB wilayah Pantai Barat Sumatera, Nias Selatan, Sumatera Utara diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan 4,8 magnitudo dengan pusat gempa terletak pada koordinat 0,45 derajat Lintang Utara, 98,34 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60 kilometer arah tenggara Kabupaten Nias Selatan, pada kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Gempa Garut, BMKG: Gempa Dangkal Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” jelas Daryono.

BMKG menegaskan, gempa dangkal guncang Nias Selatan, tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga: Turbulensi Kehutanan di Indonesia Berlangsung Sejak Lama, Mengapa?

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa dangkal Nias Selatangempa Nias SelatanProvinsi Sumatera Utarasesar lokal

Editor

Next Post
Ilustrasi truk-truk pengangkut sampah. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com.

Strategi Pengelolaan Sampah agar Tak Berakhir di Pembuangan Akhir

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media