Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Irfan Syauqi Beik, Paradigma Green Zakat Menjadi Mitigasi Perubahan Iklim

Konsep ini untuk mendukung inisiatif ekonomi hijau seperti pertanian organik, energi terbarukan, serta rehabilitasi lingkungan.

Sabtu, 17 Mei 2025
A A
Dekan FEM IPB University, Irfan Syauqi Beik. Foto IPB University.

Dekan FEM IPB University, Irfan Syauqi Beik. Foto IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Keterlibatan lembaga zakat dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim menjadi sangat penting, mengingat dampak krisis iklim global yang semakin nyata. Salah satunya melalui paradigma green zakat yang mulai digaungkan sebagai solusi inovatif dalam menghadapi krisis iklim global.

Konsep ini mendorong penyaluran zakat tidak hanya untuk bantuan konsumtif. Melainkan juga untuk mendukung inisiatif ekonomi hijau seperti pertanian organik, energi terbarukan, serta rehabilitasi lingkungan.

“Jika Indonesia tidak segera menurunkan emisi karbon, tahun 2070 negara ini berisiko kehilangan hingga 30 persen produk domestik bruto (PDB). Kerugian ekonomi akibat perubahan iklim dapat memicu persoalan sosial lebih luas, mulai dari meningkatnya pengangguran, menurunkan pendapatan hingga ancaman ketahanan pangan,” ungkap Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Irfan Syauqi Beik dalam wawancara Radio Smart FM, 12 Mei 2025.

Baca juga: Riset BRIN, Perubahan Iklim Picu Penyebaran Penyakit TB, Stroke hingga Infeksi Menular karena Air

Menurut dia, zakat yang memiliki potensi mencapai Rp327 triliun dapat menjadi katalis pembangunan hijau melalui program-program ramah lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran di kalangan muzakki agar harta yang dizakatkan berasal dari sumber yang tidak merusak lingkungan.

“Zakat harus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui usaha-usaha yang halal dan ramah lingkungan,” imbuh dia.

Misalnya, dalam sektor kuliner, jangan hanya fokus pada sertifikasi halal, tetapi juga penting memperhatikan aspek minimisasi sampah plastik dan penggunaan energi bersih.

Baca juga: Rekomendasi Pakar Sosioagraria, Kebijakan PSN Pulau Rempang Harus Dievaluasi Total

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: FEM IPB Universitygreen zakatIrfan Syauqi BeikKrisis Iklim Globalperubahan iklim

Editor

Next Post
Peluncuran buku Merampas Laut, Merampas Hidup Nelayan di BRIN, 15 Mei 2025. Foto BKPUK BRIN.

BRIN Bukukan Kritik Atas Praktik Perampasan Ruang Laut dan Pesisir

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media