Kamis, 14 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Irfan Syauqi Beik, Paradigma Green Zakat Menjadi Mitigasi Perubahan Iklim

Konsep ini untuk mendukung inisiatif ekonomi hijau seperti pertanian organik, energi terbarukan, serta rehabilitasi lingkungan.

Sabtu, 17 Mei 2025
A A
Dekan FEM IPB University, Irfan Syauqi Beik. Foto IPB University.

Dekan FEM IPB University, Irfan Syauqi Beik. Foto IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia mengapresiasi inisiatif kolaboratif seperti Green Zakat Framework yang melibatkan berbagai institusi, termasuk perbankan syariah seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga lembaga internasional seperti United Nations Development Programme (UNDP). Kolaborasi ini bertujuan memberikan panduan implementasi zakat dalam konteks keberlanjutan lingkungan.

“Kolaborasi yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media dinilai menjadi kunci untuk menyukseskan transformasi zakat menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan,” ucap Irfan.

Framework ini mencakup definisi, peran stakeholder, hingga rekomendasi kebijakan agar zakat tidak hanya mengurangi kemiskinan. Namun bisa menjadi instrumen yang mendukung perlindungan lingkungan (hifzhul bi’ah), yang kini menjadi maqasid syariah (tujuan syariat) keenam.

Baca juga: Mempercantik Sudut-sudut Kota Bandung dengan Mural Warna Warni

Irfan menggarisbawahi pentingnya peran lembaga zakat sebagai first buyer atau pembeli pertama dari produk ramah lingkungan yang dihasilkan mustahik. Hal ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan akar rumput yang komprehensif, dari hulu hingga hilir.

Ia juga mendorong seluruh lembaga zakat dan institusi syariah untuk mengadopsi framework ini dan menjadikannya gerakan bersama.

“Kesadaran green culture harus dibangun. Bukan hanya sebagai konsep, tetapi juga budaya yang dijalankan bersama. Green zakat adalah bagian dari transformasi zakat menuju instrumen perubahan sosial dan lingkungan,” papar dia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FEM IPB Universitygreen zakatIrfan Syauqi BeikKrisis Iklim Globalperubahan iklim

Editor

Next Post
Peluncuran buku Merampas Laut, Merampas Hidup Nelayan di BRIN, 15 Mei 2025. Foto BKPUK BRIN.

BRIN Bukukan Kritik Atas Praktik Perampasan Ruang Laut dan Pesisir

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media