Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Irwan Meilano, Gempa M6,2 Bukti Ada Potensi Gempa Merusak Selain Megathrust

Gempa yang berlokasi di laut, tetapi berdampak merusak dan meluas di daratan tak hanya terjadi akhir pekan lalu. Ada sejumlah gempa serupa pernah terjadi.

Selasa, 30 April 2024
A A
Pakar gempa ITB, Prof. Irwan Meilano. Foto Dok. ITB.

Pakar gempa ITB, Prof. Irwan Meilano. Foto Dok. ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Saat ini, di Indonesia terdapat dua teknologi pendeteksi tsunami. Pertama, berbasiskan deteksi gempa bumi. Kedua, melalui verifikasi kenaikan muka air laut.

Baca Juga: 10 Wilayah Terdampak Gempa Samudera Hindia Selatan Jawa Barat 6,5 Magnitudo

“Kalau kedua instrumentasi tersebut berjalan realtime, kami bisa mendeteksi tsunami dengan sangat baik,” kata dia.

Sadari Potensi Gempa

Terkait potensi gempa di Indonesia, ia meminta masyarakat perlu untuk memahami kondisi rumah. Semisal, seberapa kuat rumah tersebut dapat menahan goncangan gempa. Mengingat di beberapa daerah, kualitas bangunan kurang dipersiapkan untuk mengantisipasi goncangan gempa.

“Kita tidak perlu panik. Yang harus tetap disadari, bahwa sangat mungkin pada waktu yang tidak diketahui, kita akan mengalami gempa,” ujar Irwan.

Baca Juga: Gempa di Selatan Jawa Barat 6,5 Magnitudo Guncang Pulau Jawa

Selain itu, masyarakat juga perlu untuk memahami potensi risiko goncangan di lingkungan sekitar dan evakuasinya.

“Evakuasi baru bisa dilakukan setelah goncangan selesai. Apabila diperlukan evakuasi, semisal kalau ada bagian rumah yang rusak, kita harus tahu lokasi evakuasinya,” imbuh Irwan.

Di sisi lain, pemerintah perlu untuk meningkatkan literasi kebencanaan masyarakat dengan program-program yang relevan. Pemerintah pun harus konsisten menerapkan perencanaan pembangunan yang mulai mengatur potensi bencana, seperti membuat zona-zona kebencanaan secara khusus. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FITB ITBGempa bumigempa megathurstgempa selatan Jawa BaratKota BandungProf Irwan Meilano

Editor

Next Post
Letusan eksplosif Gunung Ruang yang berada Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali terjadi pada Selasa, 30 April 2024. Foto Masgma PVMBG.

Letusan Eksplosif Gunung Ruang Terjadi Lagi, Status Kembali Awas

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media