Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa di Selatan Jawa Barat 6,5 Magnitudo Guncang Pulau Jawa

Minggu, 28 April 2024
A A
Pusat gempa di laut Selatan Jawa Barat, 6,5 magnitudo pada Sabtu tengah malam, 27 April 2024. Foto Google Earth berdasarkan koorinat episenter gempa BMKG.

Pusat gempa di laut Selatan Jawa Barat, 6,5 magnitudo pada Sabtu tengah malam, 27 April 2024. Foto Google Earth berdasarkan koorinat episenter gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa di Selatan Jawa Barat 6,5 Magnitudo pada Sabtu tengah malam, 27 April 2024, mengguncang Pulau Jawa. Guncangan gempa yang pusatnya berjarak 156 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Garut ini dirasakan di sejumlah wilayah Pulau Jawa, DKI Jakarta, Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Provinsi Yogykarta.

Di wilayah Sukabumi dan Tasikmalaya, Jawa Barat, guncangn lindu ini dirasakan dirasakan pada intensitas skala IV Modified Mercalli Intensity (MMI) yakni, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan, gempa di Selatan Jawa Barat akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah lempeng Eurasia di Selatan Jawa Barat atau populer disebut sebagai gempa dalam lempeng (intra-slab earthquake).

Baca Juga: Jabar Selatan Rawan Gempa, Badan Geologi: Gempa Garut Akibat Penujaman Sesar

“Gempa Intra-slab atau gempa akibat pecahnya batuan dalam slab lempeng memiliki karakteristik pancaran groundmotion guncangan yang jauh lebih kuat dari gempa dengan magnitudo yang sama dari sumber lain,” kata Daryono, dikutip dari akun media sosialnya pada Minggu pagi, 28 April 2024.

Daryono mengimbau warga untuk sementara waktu tidak menghuni rumah yang terdampak gempa mengalami keretakan dan kerusakan.

“Masyarakat dihimbau utk sementara agar tidak menempati bangunan yg retak atau rusak diakibatkan gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda apakah cukup aman gempa, atau tidak ada kerusakan yg dapat membahayakan kestabilan bangunan, sebelum anda kembali ke rumah,” anjurannya.

Baca Juga: Tiga Warga Tewas Tertimbun Longsor di Desa Talagajaya Garut

Wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa Barat diguncang gempa tektonik 6,5 Magnitudo pada Sabtu tengah malam, pukul 23.29 WIB. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki parameter update dengan 6,2 Magnitudo.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa dangkal Garut dan Tasikmalayagempa di Selatan Jawa Baratgempa SukabumiLempeng Indo AustraliaSamudera Hindia

Editor

Next Post
Dampak gempa Samudera Hindia Selatan Jawa Barat 6,5 magnitudo di Kota Tasikmalaya pada Sabtu tengah malam, 27 April 2024. Foto BPBD Kota Tasikmalaya.

10 Wilayah Terdampak Gempa Samudera Hindia Selatan Jawa Barat 6,5 Magnitudo

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media