Baca Juga: Mitigasi Bencana di Jawa Barat, BNPB-UGM Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Longsor
Hal itu ditujukan ketika terjadi bencana tsunami bisa melaksanakan peringatan secara dini sehingga dampak yang ditimbulkan bisa diminimalkan.
Kemudian penanganan saat darurat, Suharyanto menekankan, pemerintah daerah mengeluarkan status darurat.
“Sehingga BNPB bisa turun memberikan bantuan sumber daya,” katanya.
Bupati Subang, Ruhimat menyatakan apa yang dilakukan BNPB relevan dengan kejadian bencana yang sedang terjadi di wilayah Kabupaten Subang.
Baca Juga: Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Gempadewa: Hentikan Tambang
Dia mengungkapkan, para camat dan kepala desa di Subang sedang melakukan rapat karena masyarakat alami kekurangan air di masa tanam sekarang ini.
Di kegiatan itu, Kepala BNPB memberikan bantuan operasional penanganan darurat bencana kekeringan berupa dana siap pakai (DSP) Rp500 juta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. DSP Rp750 juta untuk Kota Cimahi, DSPRp250 juta kepada masing-masing Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Cianjur.
Bantuan lainnya diberikan peralatan berupa mobil dapur umum kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang dan Kabupaten Kuningan. Kemudian 200 paket makanan siap saji untuk Kabupaten Subang. [WLC01]
Discussion about this post