Minggu, 4 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Perusahaan Listrik ASEAN Bahas Interkoneksi Transisi Energi, PLN: Bagaimana Caranya?

Jumat, 25 Agustus 2023
A A
Ilustrasi bohlam lampu berenergi listrik. Foto Alexas_Fotos/pixabay.com

Ilustrasi bohlam lampu berenergi listrik. Foto Alexas_Fotos/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Empat perusahaan listrik ASEAN duduk bersama membahas peluang interkoneksi sistem antarnegara untuk mencapai target transisi energi dan pengurangan emisi global. Mengingat seluruh negara anggota ASEAN sepakat ketahanan energi di atas segalanya yang antara lain diwujudkan dengan membangun konektifitas antar negara ASEAN.

Empat perusahaan listrik ASEAN yang hadir dalam pertemuan ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 di Bali itu adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN) dari Indonesia, Tenaga Nasional Berhad dari Malaysia, Electricite du Laos dari Laos, dan Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT) dari Thailand. Penjajakan awal dilakukan untuk mendukung semangat dalam menjaga ketahanan energi di ASEAN.

“Tagline energi ASEAN memuat tiga pilar energi, yaitu keberlanjutan, keamanan, dan interkonektivitas. Pilar-pilar ini mewakili tantangan utama kami dalam mempercepat konektivitas energi untuk mencapai pertumbuhan ASEAN yang berkelanjutan,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan dalam pertemuan AMEM pada 24 Agustus 2023.

Baca Juga: Jawa Barat Daerah Tertinggi Dilanda Bencana 2023

Fokus pembahasan dalam pertemuan menteri energi se-ASEAN kali ini adalah membuat sistem interkoneksi kelistrikan. Sistem interkoneksi ini bisa menjadi tulang punggung (backbone) apabila suplai listrik di sebuah wilayah berlebih, sehingga dapat dialirkan sesuai kebutuhan kawasan.

“Untuk mewujudkannya, kami akan meningkatkan interkonektivitas melalui Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG) untuk energi ASEAN yang berkelanjutan,” lanjut Arifin.

Menindaklanjuti hasil pertemuan AMEM, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, sistem interkoneksi di ASEAN bukan hal baru bagi PLN. Indonesia dan Malaysia sudah membuat langkah agresif dengan menghubungkan sistem Kalimantan dengan Sabah. Namun, pengembangan interkoneksi ini memang perlu dilakukan apalagi di tengah tantangan pengembangan energi bersih.

Baca Juga: Menunggu 21 Tahun Dokumen Pendirian Pengendalian Pencemaran Asap ASEAN Diserahkan

“Adanya perencanaan ambisius mengenai pengembangan pembangkit EBT dalam skenario Transisi Energi Indonesia, inisiatif ini juga mampu meningkatkan fleksibilitas pasokan dan permintaan di sektor kelistrikan,” ujar Darmawan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AMEM ke-41ASEANKementerian ESDMperusahaan listrikPLNtransisi energi

Editor

Next Post
Ilustrasi tenaga listrik ramah lingkungan. Foto PIRO4D/pixabay.com.

Seharusnya ASEAN Mencontoh Praktik Baik Transisi Energi Ramah Lingkungan di Bali

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media