Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mitigasi Bencana di Jawa Barat, BNPB-UGM Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Longsor

Rabu, 7 September 2022
A A
BNPB dan UGM kerjasama pemasangan sistem peringatan dini longsor. Foto dokumen BNPB dampak longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 18 Juni 2022.

BNPB dan UGM kerjasama pemasangan sistem peringatan dini longsor. Foto dokumen BNPB dampak longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 18 Juni 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

 Wanaloka.com – Mitigasi bencana longsor di Jawa Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM), menandatangani perjanjian kerjasama pemasangan sistem peringatan dini longsor di dua lokasi yang telah ditetapkan sebagai prioritas Nasional 2022, yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Penandatanganan perjanjian kerjasama pemasangan sistem peringatan dini longsor (landslide early warning system-LEWS) dilakukan pada Rabu, 7 September 2022, secara daring.

Dari data peringatan dini gerakan tanah periode September 2022, yang dirilis Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kabupaten Bandung dan Sukabumi memiliki potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi, dan juga potensi bencana banjir bandang.

Baca Juga: Kandang Jebak Sukses Atasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Di Kabupaten Bandung, potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi menyebar di 26 kecamatan. Sedangkan di Kabupaten Sukabumi, potensi gerakan tanah terdapat di seluruh kecamatan di kabupaten tersebut.

Direktur Peringatan Dini BNPB, Afrial Rosya mengatakan, komitmen dari pemerintah daerah sangat diperlukan dalam pemeliharaan stimulan alat peringatan dini yang diberikan.

“Selain itu BNPB dan UGM perlu bersama-sama bersinergi agar kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin,” ujar Afrial.

Sepanjang tahun 2008-2021, UGM bekerja sama dengan BNPB dan BPBD telah melaksanakan penerapan sistem peringatan dini bencana longsor dan banjir di lebih dari 100 kabupaten dan kota di 32 provinsi.

Baca Juga: Dwikorita Karnawati: Zero Victim Tercapai Apabila Early Warning dan Early Action Sejalan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir BandangBMKGBNPBFakultas Teknik UGMgerakan tanahKabupaten BandungKabupaten SukabumilongsorLongsor Sukabumimitigasi bencanaProvinsi Jawa BaratPVMBG Badan GeologiRawan LongsorSistem peringatan diniSistem peringatan dini longsorTanah Longsor

Editor

Next Post
Sungai Barito meluap sebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Murung Raya dilanda banjir satu meter, pada Senin, 5 September 2022. Foto Dok BNPB.

Sungai Barito Meluap, Murung Raya Kalteng Dilanda Banjir Satu Meter

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media