Selasa, 14 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia

Senin, 13 April 2026
A A
Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.

Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Fenomena cahaya yang tampak seperti melengkung dan memanjang di langit malam merupakan efek visual dari gas buang roket yang memantulkan cahaya matahari pada awal malam di atmosfer atas. Kondisi ini membuat semburan gas tampak terang meskipun di permukaan Bumi sudah memasuki waktu malam.

Namun kejadian ini berbeda dengan fenomena sebelumnya yang terjadi pada awal April 2026, yang juga sempat terlihat di langit Indonesia. Pada 4 April adalah jatuhnya sampah antariksa berupa sisa roket lama tipe CZ-3B, sedangkan 11 April adalah roket yang sedang diluncurkan, bukan benda jatuh.

Perbedaan utama dari kedua fenomena tersebut terletak pada prosesnya. Sampah antariksa biasanya terlihat terpecah dan terbakar saat memasuki atmosfer, sementara peluncuran roket akan terlihat semburan gas buang yang berintaraksi dengan atmosfer atas.

Fenomena seperti ini, bukanlah hal berbahaya bagi masyarakat. Justru kejadian ini merupakan bagian dari aktivitas keantariksaan global yang sesekali dapat diamati dari wilayah Indonesia, terutama ketika lintasan peluncuran melintasi kawasan ini. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINRoket Jielong-3Sampah Antariksa

Editor

Next Post
Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.

Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul

Discussion about this post

TERKINI

  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media