Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia

Senin, 13 April 2026
A A
Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.

Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kemunculan objek bercahaya di langit yang terlihat masyarakat di langit Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, dan NTT sekitar pukul 18.40 WIB atau 19.40 WITA, Sabtu malam, 11 April 2026 sempat menghebohkan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menjelaskan objek bercahaya tersebut bagian dari proses peluncuran roket China jenis Smart Dragon-3 (Jielong-3) yang diluncurkan pada hari yang sama menuju orbit.

Roket tersebut diluncurkan pada pukul 18.32 WIB atau 19.32 WITA dari sistem peluncuran berbasis laut di wilayah pantai Yangjiang, Guangdong, Cina. Lintasan peluncuran roket tersebut melintasi wilayah Indonesia, sehingga fenomenanya dapat terlihat dari beberapa daerah.

“Ekor cahayanya berasal dari semburan gas roket saat melintasi atmosfer atas menuju antariksa,” jelas Thomas melalui pesan tertulisnya, Senin, 13 April 2026.

Roket Jielong-3 merupakan roket berbahan bakar padat yang mampu mencapai ketinggian hingga sekitar 500 kilometer. Dalam misi kali ini, roket tersebut digunakan untuk meluncurkan satelit internet ke orbit sun-synchronous.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINRoket Jielong-3Sampah Antariksa

Editor

Next Post
Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.

Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media