Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul

Senin, 13 April 2026
A A
Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.

Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kegiatan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif (active case finding/ACF) menargetkan 3.000 warga di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ACF digelar dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia yang dipusatkan di Balai Budaya Kalurahan Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Dalam keterangan tertulis Pusat Kedokteran Tropis UGM tertanggal 13 April 2026, ACF yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul bekerja sama dengan Zero TB Yogyakarta. Ini menjadi pembuka dari rangkaian 30 ACF yang akan digelar di seluruh puskesmas di wilayah Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menjelaskan kegiatan ACF merupakan langkah jemput bola untuk penemuan orang yang sakit TBC.

“ACF ini langkah strategis dan progresif. Jadi jangan hanya menunggu pasien datang berobat,” kata Endah di halaman Puskesmas Karangmojo II, Kamis, 9 April 2026 pagi.

Alat-alatnya diklaim canggih. Lima menit foto paru bisa langsung dibaca. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengikuti kegiatan ini dan meyakinkan partisipasi dalam acara ini tidak dipungut biaya.

Menurut Endah, kasus TBC merupakan fenomena gunung es. Kasus yang terdeteksi saat ini hanyalah bagian kecil dari keseluruhan kasus yang ada di masyarakat. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono menyampaikan bahwa penemuan kasus TBC di wilayahnya baru tercapai 43 persen dari estimasi kasus yang ditargetkan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AFCKabupaten GunungkidulTBCZero TB Yogyakarta

Editor

Next Post
Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.

Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media