Selasa, 24 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jelang Seabad Museum Geologi Bandung, Bangun Peta Jalan Akses Kebumian untuk Masyarakat

Pembangunan site museum untuk mendesentralisasi akses pengetahuan kebumian agar masyarakat di daerah lain dapat menikmati fasilitas edukasi setara.

Jumat, 2 Januari 2026
A A
Fosil gajah purba Elephas hysudrindicus yang ditemukan di Blora jadi koleksi Museum Geologi di Bandung, 29 Desember 2025. Foto Kementerian ESDM.

Fosil gajah purba Elephas hysudrindicus yang ditemukan di Blora jadi koleksi Museum Geologi di Bandung, 29 Desember 2025. Foto Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Usia Museum Geologi Bandung hampir mencapai satu abad. Museum ini menegaskan perannya sebagai penghubung sejarah kegeologian Indonesia yang bermula sejak pertengahan abad ke-17. Berdiri sebagai Geologisch Laboratorium awalnya, museum ini menyimpan dan mengelola materi geologi, mulai dari fosil hingga batuan dan mineral yang dikumpulkan sejak 1850.

Terletak di Jalan Diponegoro, Bandung, museum ini menjadi primadona wisata edukasi bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Memasuki ruang pamerannya serasa menapaki lorong waktu: proses terbentuknya bumi digambarkan secara visual sehingga pengunjung seperti diajak memasuki setiap tahap evolusi bumi sejak awal kehidupan.

Sejak bulan September, pengunjung relatif meningkat, kurang lebih 3.000 pengunjung per hari. Masa liburan bertambah lagi sampai 4.000 pengunjung per hari.

Per 22 Desember 2025, angka kunjungan ke Museum Geologi mencapai 545.048 pengunjung. Angka ini akan terus bertambah dan diharapkan melampui angka kunjungan tahun lalu.

Baca juga: Hari Pertama Tahun 2026, Indonesia Diguncang Tiga Gempa Menengah Skala 5 Magnitudo

“Kekuatan tampilan visual yang membuat museum ini sangat menarik dikunjungi,” klaim Kepala Museum Geologi R. Isnu Hajar Sulistyawan di Bandung, Senin, 29 Desember 2025.

Selain visual yang realistis, Museum Geologi peraih dua penghargaan di ajang Indonesia Museum Awards (IMA) 2025 ini terus berinovasi. Modernisasi alat peraga menjadi fokus agar penyampaian edukasi kepada pengunjung semakin mudah dan menarik, sejalan dengan meningkatnya rasa ingin tahu masyarakat terhadap kegeologian.

“Kami ingin museum ini tidak hanya dianggap tempat menyimpan barang antik, tapi sebagai laboratorium hidup. Penggunaan teknologi interaktif membantu generasi muda lebih mudah memahami fenomena geologi seperti gempa bumi dan tsunami,” ujar Isnu.

Sebagai salah satu museum tertua dan terlengkap di Indonesia, Museum Geologi juga berfungsi sebagai pusat dokumentasi data geologi nasional. Koleksi yang tersimpan saat ini berjumlah 268.643 item, terdiri dari 123.521 koleksi fosil, 99.647 koleksi batuan dan mineral, serta 45.466 koleksi sumber daya geologi.

Baca juga: Tahun 2026, Tetaplah Bodoh

Museum ini dibagi ke dalam beberapa ruang pamer utama yang menawarkan pengalaman berbeda. Pertama, Ruang Geologi Indonesia yang menampilkan proses terbentuknya kepulauan Indonesia, maket gunung api aktif, serta koleksi batuan dan mineral.

Kedua, Ruang Sejarah Kehidupan, area paling populer yang menyimpan replika fosil raksasa Tyrannosaurus rex (T-Rex) dan fosil gajah purba Elephas hysudrindicus yang ditemukan di Blora.

Ketiga, Ruang Sumber Daya Geologi mengedukasi pengunjung mengenai pemanfaatan mineral, batu bara, hingga minyak dan gas bumi bagi kehidupan manusia.

Dari berbagai ruang pamer tersebut, dua lokasi yang paling favorit adalah ruang imersif dan simulator gempa bumi. Keduanya menawarkan pengalaman edukatif sekaligus menghibur bagi pengunjung.

Di dalam ruang imersif ada ruang edukasi modern yang menggunakan teknologi video mapping 360 derajat di dinding dan lantai untuk menampilkan fenomena geologi dan kebumian secara visual yang memukau. Juga mengubah pengalaman belajar tentang sejarah bumi dan bencana geologi menjadi petualangan digital yang menyenangkan dan personal.

Baca juga: Kegempaan Meningkat, Gunung Bur Ni Telong di Aceh Berstatus Siaga

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, terutama saat musim liburan seperti sekarang, Isnu menyarankan datang lebih awal. Lalu melakukan registrasi tiket secara daring melalui situs resmi atau aplikasi untuk menghindari antrean panjang karena banyaknya pengunjung yang datang.

Jadi pusat gaya hidup edukatif

Memasuki tahun 2026, Museum Geologi Bandung bersiap menjalani transformasi besar untuk membuat program kegeologian menjadi lebih modern dan inklusif. Tak lagi sekadar tempat memajang fosil, museum ini dirancang menjadi pusat gaya hidup edukasi yang relevan bagi generasi zaman sekarang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BandungDay Night at The MuseumMuseum Geologisite museumWisata Edukasi

Editor

Next Post
Wisatawan liburan Nataru 2025/2026 di Pantai Anyer, Banten. Foto Kementerian Pariwisata.

Catatan Kritis Kebijakan Wisata di Balik Tren Micro Tourism

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media