Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kegempaan Meningkat, Gunung Bur Ni Telong di Aceh Berstatus Siaga

Rabu, 31 Desember 2025
A A
Situasi Gunung Bur Ni Telong, 31 Desember 2025. Foto Magma Indonesia.

Situasi Gunung Bur Ni Telong, 31 Desember 2025. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status aktivitas Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh menjadi Level III (Siaga). Kenaikan status berlaku sejak Selasa, 30 Desember 2025, pukul 22.45 WIB. Masyarakat diminta waspada terhadap kemungkinan erupsi freatik yang dapat dipicu gempa tektonik serta terhadap hembusan gas berbahaya.

Plt. Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan, sejak Juli 2025 kegempaan di sekitar Gunung Bur Ni Telong tercatat meningkat secara intensif dan menjadi semakin dangkal pada November-Desember 2025. Menyusul gempa tektonik lokal yang kemudian diikuti rentetan gempa susulan.

“Rentetan kejadian ini menunjukkan ada aktivitas magma yang mudah terpicu gempa tektonik di sekitar Gunung Bur Ni Telong,” kata Lana Saria.

Baca juga: Jangan Asal Membangun Hunian Tetap dan Sementara di Lokasi Bekas Banjir Bandang

Pada 30 Desember 2025, antara pukul 20.43 WIB dan 22.45 WIB, terekam tujuh kali gempa yang dirasakan warga dengan lokasi hiposenter sekitar 5 km sebelah barat daya puncak Gunung Bur Ni Telong. Hingga pukul 22.45 WIB, tercatat 7 kali gempa vulkanik dangkal (VB), 14 kali gempa vulkanik dalam (VA), 1 kali gempa tektonik lokal, dan 1 kali gempa tektonik jauh.

Potensi bahaya yang perlu diwaspadai antara lain erupsi yang dipicu gempa tektonik di sekitar gunung serta erupsi freatik, yaitu letusan uap/gas tanpa keluarnya magma yang kadang terjadi tanpa peningkatan kegempaan yang signifikan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung Bur Ni TelongKabupaten Bener Meriah AcehPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
Rektor UII Prof. Fathul Wahid. Foto Istimewa.

Tahun 2026, Tetaplah Bodoh

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media