Minggu, 19 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kegempaan Meningkat, Gunung Bur Ni Telong di Aceh Berstatus Siaga

Rabu, 31 Desember 2025
A A
Situasi Gunung Bur Ni Telong, 31 Desember 2025. Foto Magma Indonesia.

Situasi Gunung Bur Ni Telong, 31 Desember 2025. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status aktivitas Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh menjadi Level III (Siaga). Kenaikan status berlaku sejak Selasa, 30 Desember 2025, pukul 22.45 WIB. Masyarakat diminta waspada terhadap kemungkinan erupsi freatik yang dapat dipicu gempa tektonik serta terhadap hembusan gas berbahaya.

Plt. Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan, sejak Juli 2025 kegempaan di sekitar Gunung Bur Ni Telong tercatat meningkat secara intensif dan menjadi semakin dangkal pada November-Desember 2025. Menyusul gempa tektonik lokal yang kemudian diikuti rentetan gempa susulan.

“Rentetan kejadian ini menunjukkan ada aktivitas magma yang mudah terpicu gempa tektonik di sekitar Gunung Bur Ni Telong,” kata Lana Saria.

Baca juga: Jangan Asal Membangun Hunian Tetap dan Sementara di Lokasi Bekas Banjir Bandang

Pada 30 Desember 2025, antara pukul 20.43 WIB dan 22.45 WIB, terekam tujuh kali gempa yang dirasakan warga dengan lokasi hiposenter sekitar 5 km sebelah barat daya puncak Gunung Bur Ni Telong. Hingga pukul 22.45 WIB, tercatat 7 kali gempa vulkanik dangkal (VB), 14 kali gempa vulkanik dalam (VA), 1 kali gempa tektonik lokal, dan 1 kali gempa tektonik jauh.

Potensi bahaya yang perlu diwaspadai antara lain erupsi yang dipicu gempa tektonik di sekitar gunung serta erupsi freatik, yaitu letusan uap/gas tanpa keluarnya magma yang kadang terjadi tanpa peningkatan kegempaan yang signifikan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung Bur Ni TelongKabupaten Bener Meriah AcehPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
Rektor UII Prof. Fathul Wahid. Foto Istimewa.

Tahun 2026, Tetaplah Bodoh

Discussion about this post

TERKINI

  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media