Selasa, 14 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul

Senin, 13 April 2026
A A
Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.

Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kegiatan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif (active case finding/ACF) menargetkan 3.000 warga di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ACF digelar dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia yang dipusatkan di Balai Budaya Kalurahan Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Dalam keterangan tertulis Pusat Kedokteran Tropis UGM tertanggal 13 April 2026, ACF yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul bekerja sama dengan Zero TB Yogyakarta. Ini menjadi pembuka dari rangkaian 30 ACF yang akan digelar di seluruh puskesmas di wilayah Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menjelaskan kegiatan ACF merupakan langkah jemput bola untuk penemuan orang yang sakit TBC.

“ACF ini langkah strategis dan progresif. Jadi jangan hanya menunggu pasien datang berobat,” kata Endah di halaman Puskesmas Karangmojo II, Kamis, 9 April 2026 pagi.

Alat-alatnya diklaim canggih. Lima menit foto paru bisa langsung dibaca. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengikuti kegiatan ini dan meyakinkan partisipasi dalam acara ini tidak dipungut biaya.

Menurut Endah, kasus TBC merupakan fenomena gunung es. Kasus yang terdeteksi saat ini hanyalah bagian kecil dari keseluruhan kasus yang ada di masyarakat. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono menyampaikan bahwa penemuan kasus TBC di wilayahnya baru tercapai 43 persen dari estimasi kasus yang ditargetkan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AFCKabupaten GunungkidulTBCZero TB Yogyakarta

Editor

Discussion about this post

TERKINI

  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media