Minggu, 15 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jepang Hentikan Pinjaman Proyek PLTU Indramayu, Walhi: Perbankan Juga Harus Hentikan Pendanaan

Penghentian bantuan dana proyek PLTU Indramayu dinyatakan Pemerintah Jepang sebagai bentuk komitmen pengurangan emisi karbon global.

Jumat, 24 Juni 2022
A A
Warga Mekarsari bersyukur Jepang hentikan pinjaman proyek PLTU Indramayu. Foto walhi.or.id.

Warga Mekarsari bersyukur Jepang hentikan pinjaman proyek PLTU Indramayu. Foto walhi.or.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Di sisi lain, Meiki menjelaskan, bahwa proyek PLTU Indramayu 1 x 1000 MW tersebut sudah memberikan penderitaan kepada para penggarap dan buruh tani. Mereka kehilangan mata pencaharian akibat alih fungsi lahan produktif sawah menjadi PLTU.

“Dengan keputusan yang sudah diambil Pemerintah Jepang, tidak hanya menyelamatkan masa depan warga penggarap dan kaum buruh tani. Juga melindungi lingkungan serta planet bumi dari  dampak krisis iklim,” imbuh Meiki.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Landa Bogor, 1 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak

Sebagaimana dilansir dari Nikkei Asia, Pemerintah Jepang telah menyatakan akan menghentikan pemberian pinjaman untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga (PLTU) batu bara di Indonesia dan Bangladesh. Kebijakan tersebut khususnya untuk dua pembangunan PLTU, yaitu di PLTU Indramayu di Indonesia dan PLTU Matarbari di Bangladesh. Kebijakan diambil  usai mendapat kritik internasional terhadap PLTU batu bara yang menjadi sumber utama emisi gas rumah kaca yang dipersalahkan sebagai penyebab pemanasan global.

Pada 2021, negara-negara Kelompok Tujuh (G-7) sepakat mengakhiri bentuk bantuan baru untuk pembangkit listrik tenaga batu bara yang gagal mengambil langkah-langkah untuk mengurangi emisi karbon.

“Kami memutuskan tidak dapat melanjutkan dukungan lebih jauh terhadap proyek-proyek ini (PLTU Indramayu dan PLTU Matarbari) sebagai subjek pinjaman yen,” kata Sekretaris Pers Kementerian Luar Negeri Hikariko Ono dalam konferensi pers, 22 Juni 2022.  Dia juga mengatakan pemerintah akan terus membantu negara-negara berkembang dalam upaya mewujudkan masyarakat bebas karbon. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Desa MekarsariEmisi karbonG-7pemanasan globalPemerintah JepangPLTU IndramayuPLTU Indramayu 1 x 1000 MWWalhi Jawa Barat

Editor

Next Post
Ilustrasi sapi. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com.

Pakar UGM: Tips Memilih dan Syarat Hewan Terjangkit PMK Sah untuk Kurban

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media