“Jurnalis dan anggota SIEJ khususnya, harus mengarusutamakan isu ini. Jurnalisme tak hidup dalam ruang yang hampa. Jurnalis lingkungan harus mampu bergerak untuk tindakan iklim, menggerakkan penyelamatan lingkungan hidup dan sumber daya alam. Muara dari jurnalisme itu adalah kemanusiaan,” papar Joni.
Baca Juga: SIEJ Siapkan Jurnalis Menjawab Tiga Tantangan Masalah Lingkungan
RUA yang dihadiri oleh 200 anggota SIEJ dari 24 SIMPUL daerah juga menetapkan lima anggota Dewan Pengawas, masing-masing Andi Fachrizal (kolase.id), Bambang Muryanto (Independen Jurnalis), Irvan Imansyah (CNN Indonesia), Jeckson Simanjuntak (apahabar.com), dan Suriani Mappong (LKBN Antara Sulawesi Selatan).
Pelaksanaan RUA 2023 diawali dengan Konferensi Nasional Jurnalis Lingkungan Hidup (KNJLH) yang mengusung tema Darurat Krisis Iklim: Perkuat Jurnalisme di Tengah Krisis. Kemudian ditutup dengan Temu Ramah Tamah dengan para pemangku kebijakan pada 22 Januari 2023.
“RUA dan KNJLH adalah momentum untuk merefleksikan kembali peran-peran strategis dalam agenda lingkungan hidup,” terang Joni. [WLC02]
Discussion about this post