Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kabar Gembira Konservasi, Populasi Elang Jawa di Gunung Halimun Bertambah

Populasi Elang jawa di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat, kian bertambah. Ini kabar baik dalam konservasi satwa yang dilindungi sekaligus penjaga mata rantai ekosistem di TNGHS.

Jumat, 14 April 2023
A A
Elang jawa di hutan Wanagama, Gunungkidul. Foto Wanaloka.com.

Elang jawa di hutan Wanagama, Gunungkidul. Foto Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Dengan kelahiran anak Elang jawa dari pasangan indukan Brahma-Hera ini, kata Irzal, menambah populasi satwa langka yang dilindungi di TNGHS. Elang jawa termasuk satwa yang setia pada pasangannya dengan periode berkembangbiak (bertelur) dua tahun sekali dengan hanya menghasilkan satu telur setiap periode.

Irzal menjelaskan, Elang jawa memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga: Ini Sumber Gempa Menengah di Laut Banda Maluku 5,0 Magnitudo

“Satwa ini merupakan salah satu top predator yang dapat menjaga keseimbangan rantai makanan dan ekosistem hutan TNGHS,” kata Irzal.

Dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Elang jawa merupakan satwa dilindungi.

Baca Juga: KIKA: Konsinyasi Bukan untuk Warga Wadas yang Menolak Tambang Andesit

Kawasan hutan TNGHS merupakan habitat tiga satwa kunci endemik Pulau Jawa, yaitu Macan tutul jawa, Owa jawa, dan Elang jawa.

“Kawasan ini memiliki ekosistem yang baik serta mendukung perkembangbiakan alami Elang jawa yang secara kesejarahan telah menjadi inspirasi Garuda Pancasila sebagai lambang negara Indonesia,” kata Irzal. [WLC01]

Sumber: PPID KemenLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Elang jawaKonservasi satwapopulasi Elang jawapusat suaka Elang jawaTaman Nasional Gunung Halimun Salak

Editor

Next Post
Dua gempa dalam di Laut Jawa dengan magnitudo hingga 6,9 pada hari ini, Jumat, 14 April 2023, dirasakan kuat di Kuta Bali. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Dua Gempa Dalam di Laut Jawa Dirasakan Kuat di Kuta Bali

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media