Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kepala BNPB Sebut Destana Purwobinangun Sleman Dapat Jadi Role Model  

Rabu, 22 Juni 2022
A A
Kunjungan kerja Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Destana Purwobinangun di Bukit Turgo, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 22 Juni 2022. Foto BNPB

Kunjungan kerja Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Destana Purwobinangun di Bukit Turgo, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 22 Juni 2022. Foto BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan Destana Purwobinangun, Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyarkata, dapat menadi role model bagi desa/kelurahan tangguh bencana (Destana) lain.

BNPB menetapkan konsep desa tangguh bencana (Destana) untuk menunjukkan bahwa masyarakat turut berperan aktif dalam proses pengurangan risiko bencana.

Dalam kunjungan kerjanya ke Destana Purwobinangun, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan, untuk membangun kesiapsiagaan harus dimulai dari peningkatan kapasitas masyarakat.

“Masyarakat adalah garda terdepan dalam penanggulangan bencana. Upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat harus dilakukan secara simultan, fokusnya adalah pembangunan manusia,” kata Suharyanto saat meninjau Destana di Bukit Turgo, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 22 Juni 2022.

Baca Juga: Dua Gempa Dangkal Guncang Sinabang Aceh

“Masyarakat tidak hanya sebagai objek melainkan subjek dalam penanggulangan bencana,” sebut Suharyanto.

Peran masyarakat yang dibentuk melalui Destana sangat penting dan strategis, khususnya dalam menyebarkan informasi maupun edukasi bencana sehingga dapat memperkuat kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.

Surhayanto turut mengapresiasi pengembangan Destana Purwobinangun yang dinilai sudah memiliki aspek yang sangat lengkap.

“Aspek yang harus ada sudah lengkap, ada peta risiko bencana, sistem peringatan dini, terdapat jalur evakuasi dan tempat pengungsi, rencana evakuasi bagi disabilitas, kaum rentan dan peternakan warga sekitar, bahkan sudah memiliki rencana kontijensi yang lengkap dan detail,” jelasnya.

Baca Juga: Mitigasi Konflik Harimau di Desa Terdampak Erupsi Gunung Sinabung

“Pola pengembangan yang telah dilakukan oleh warga Purwobinangun dapat menjadi role model bagi destana lainnya dengan menyesuaikan potensi bencana di wilayah masing-masing,” imbuh Suharyanto.

Sampai pada Juni 2022, telah terbentuk 1.116 destana yang tersebar di seluruh Indonesia. BNPB memiliki target pengembangan destana sampai 5.000 desa.

“Upaya kita akan terus berlanjut hingga ke seluruh daerah dengan rawan bencana sehingga diharapkan masyarakat semakin siap dan tangguh,” tutupnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBDestanaDestana PurwobinangunKabupaten SlemanYogyakarta

Editor

Next Post
Pusat gempa di laut Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 22 Juni 2022. Foto inatews.bmkg.go.id

Ini Penjelasan BMKG Soal Gempa Tektonik di Laut Flores

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media