Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

KKI Biota Laut Gondol Menjadi Lokasi Riset Ocean Farming

Kamis, 4 Mei 2023
A A
KKI Biota Laut Gondol di Bali. Foto dok. BRIN

KKI Biota Laut Gondol di Bali. Foto dok. BRIN

Share on FacebookShare on Twitter

“INVE menyediakan bahan pakan, kami menyiapkan fasilitasnya. Dan ada legal standing dari Biro Hukum dan Kerjasama BRIN,” jelas Mahardika.

Peneliti Utama BRIN, Haryanti menambahkan bahwa tahun ini Pusat Riset Perikanan juga menjalin kerja sama dengan Forever Ocean Indonesia mencakup empat komoditas, meliputi kakap, kerapu, seriola ekor kuning, dan abalone.

Baca Juga: Banjir Bandang Sembahe Dua Kepala Keluarga Mengungsi

“Kami akan duduk bersama untuk membahas kerja sama tersebut karena melibatkan peneliti dari keilmuan yang berbeda sesuai komoditas yang akan dikerjasamakan,” jelas Haryanti.

Selain KKI Biota Laut Gondol, kegiatan riset juga berlangsung di KKI Kebun Raya Eka Karya Bali. Antara lain penelitian di bidang bank biji, kultur jaringan atau perbanyakan invitro untuk tanaman terancam punah. Selain itu, periset yang bekerja dari co-working space KKI Kebun Raya Eka Karya Bali juga meneliti jenis tumbuhan yang berpotensi sebagai penghasil minyak atsiri serta tumbuhan Begonia, Araceae, Fabaceae yang memiliki potensi sebagai tanaman hias, pangan maupun restorasi hutan.

Baca Juga: Longsor di Wonosobo Satu Pengendara Motor Tewas Tertimbun

Wenten berpesan, periset harus memperdalam ilmu yang dimiliki, fokus terhadap perkembangan keilmuan yang ada, dan berpikir secara efisien serta efektif dalam menghadapi masalah.

“Sebagai periset harus bisa menjamin ilmu dan kompetensi yang dimiliki sudah terdepan serta ilmunya juga harus berdampak konkret,” kata Wenten. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINKawasan Konservasi IlmiahKKI Biota Laut GondolKKI Kebun Raya Eka Karya Baliriset ocean farming

Editor

Next Post
Pusat gempa dalam di Laut Flores magnitudo 5,3 pada Jumat, 5 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Gempa Dalam di Laut Flores 5,3 Magnitudo Dipicu Slab Pull Lempeng Indo Australia

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media