Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dalam di Laut Flores 5,3 Magnitudo Dipicu Slab Pull Lempeng Indo Australia

Jumat, 5 Mei 2023
A A
Pusat gempa dalam di Laut Flores magnitudo 5,3 pada Jumat, 5 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Pusat gempa dalam di Laut Flores magnitudo 5,3 pada Jumat, 5 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dalam dengan kekuatan 5,3 magnitudo terjadi di Laut Flores pada Jumat, 5 Mei 2023, pukul 18.44 WIB. Guncangan gempa ini dirasakan hingga skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI).

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, wilayah Laut Flores, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan diguncang gempa tektonik yang memiliki parameter update dengan 5,1 magnitudo.

Episenter gempa terletak pada koordinat 7,36 derajat Lintang Selatan, 120,16 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 125 kilometer arah Barat Daya Selayar, Sulawesi Selatan pada kedalaman 586 kilometer.

Baca Juga: KKI Biota Laut Gondol Menjadi Lokasi Riset Ocean Farming

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam disebabkan adanya deformasi batuan akibat mekanisme slab pull pada Lempeng Indo Australia yang tersubduksi di bawah Laut Flores,” kata Daryono.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).

Daryono menegaskan, gempa yang terjadi di Laut Flores tidak berpotensi tsunami.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo Australiagempa dalamgempa dalam di Laut FloresKepulauan SelayarLaut FloresLempeng Indo AustraliaProvinsi Sulawesi Selatan

Editor

Next Post
Bunga bangkai. Foto Dok. BRIN.

Disebut Bunga Bangkai, Ini Asal Baunya

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media