Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

KKI Biota Laut Gondol Menjadi Lokasi Riset Ocean Farming

Kamis, 4 Mei 2023
A A
KKI Biota Laut Gondol di Bali. Foto dok. BRIN

KKI Biota Laut Gondol di Bali. Foto dok. BRIN

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kawasan Konservasi Ilmiah (KKI) Biota Laut Gondol yang berlokasi di Buleleng, Bali dinilai tepat menjadi tempat untuk mengembangkan riset ocean farming. Sebab KKI Biota Laut Gondol merupakan tempat konservasi kekayaan genetika spesies ikan dan biota laut. Anggota Dewan Pengarah BRIN I Gede Wenten menyebutkan Gondol bisa dioptimalkan untuk teknologi pakan, optimasi pakan di laut lepas, domestikasi spesies, dan sebagainya.

“Saat ini Gondol masih difokuskan dengan spesies ikan produksi yang produktif. Ke depan, negara harus bertanggung jawab akan kekayaan genetika yang kita miliki. KKI Gondol bisa menjadi tempat yang tepat untuk menyimpan kekayaan genetika spesies ikan atau spesies yang ada di laut kita,” papar Wenten saat meninjau fasilitas riset KKI Biota Laut Gondol pada 28 April 2022.

Wenten mendorong KKI Biota Laut Gondol harus bisa menjadi garda terdepan dalam Ocean Farming. Guru Besar Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) itu yakin para periset di Gondol sudah memiliki gambaran masa depan terkait rencana yang akan dilakukan untuk mengembangkan riset ocean farming.

Baca Juga: Gempa Dangkal 5,6 Magnitudo di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara

Salah satunya tentang kerapu yang dianggap masyarakat sebagai spesies sakral dan sulit dikembangbiakkan dan dibudidaya. Namun periset menilai kerapu memiliki nilai tambah yang besar. Wenten meminta periset berkolaborasi dengan masyarakat soal pengembangbiakan kerapu, bukan malah bersaing.

“Periset tetap harus bisa merintis terkait hal-hal yang mempunyai nilai tambah lebih besar. Sehingga kerapu yang dianggap sakral, akhirnya dapat dikembangbiakkan dan dibudidayakan,” harapnya.

Contoh lainnya adalah penelitian tentang keramba. Seperti sistem keramba modern yang terintegrasi. Atau model keramba terapung dan keramba tenggelam juga dapat menjadi subjek penelitian tersendiri. Selain itu juga dari sisi pemilihan material keramba yang terbaik.

Baca Juga: Dirjen KSDAE Baru Diminta Kawal RUU Konservasi Sumber Daya Alam

Ketua Kelompok Riset Aqua Kultur Laut, Pusat Riset Perikanan BRIN, Ketut Mahardika menjelaskan bahwa saat ini sedang melakukan kerja sama dengan INVE di bidang pakan dan teripang gamat (Stichopus noctivagus). Kerja sama di bidang pakan berupa penggunaan pakan buatan untuk larva kakap putih sampai benih.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINKawasan Konservasi IlmiahKKI Biota Laut GondolKKI Kebun Raya Eka Karya Baliriset ocean farming

Editor

Next Post
Pusat gempa dalam di Laut Flores magnitudo 5,3 pada Jumat, 5 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Gempa Dalam di Laut Flores 5,3 Magnitudo Dipicu Slab Pull Lempeng Indo Australia

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media