Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

KKI Biota Laut Gondol Menjadi Lokasi Riset Ocean Farming

Kamis, 4 Mei 2023
A A
KKI Biota Laut Gondol di Bali. Foto dok. BRIN

KKI Biota Laut Gondol di Bali. Foto dok. BRIN

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kawasan Konservasi Ilmiah (KKI) Biota Laut Gondol yang berlokasi di Buleleng, Bali dinilai tepat menjadi tempat untuk mengembangkan riset ocean farming. Sebab KKI Biota Laut Gondol merupakan tempat konservasi kekayaan genetika spesies ikan dan biota laut. Anggota Dewan Pengarah BRIN I Gede Wenten menyebutkan Gondol bisa dioptimalkan untuk teknologi pakan, optimasi pakan di laut lepas, domestikasi spesies, dan sebagainya.

“Saat ini Gondol masih difokuskan dengan spesies ikan produksi yang produktif. Ke depan, negara harus bertanggung jawab akan kekayaan genetika yang kita miliki. KKI Gondol bisa menjadi tempat yang tepat untuk menyimpan kekayaan genetika spesies ikan atau spesies yang ada di laut kita,” papar Wenten saat meninjau fasilitas riset KKI Biota Laut Gondol pada 28 April 2022.

Wenten mendorong KKI Biota Laut Gondol harus bisa menjadi garda terdepan dalam Ocean Farming. Guru Besar Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) itu yakin para periset di Gondol sudah memiliki gambaran masa depan terkait rencana yang akan dilakukan untuk mengembangkan riset ocean farming.

Baca Juga: Gempa Dangkal 5,6 Magnitudo di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara

Salah satunya tentang kerapu yang dianggap masyarakat sebagai spesies sakral dan sulit dikembangbiakkan dan dibudidaya. Namun periset menilai kerapu memiliki nilai tambah yang besar. Wenten meminta periset berkolaborasi dengan masyarakat soal pengembangbiakan kerapu, bukan malah bersaing.

“Periset tetap harus bisa merintis terkait hal-hal yang mempunyai nilai tambah lebih besar. Sehingga kerapu yang dianggap sakral, akhirnya dapat dikembangbiakkan dan dibudidayakan,” harapnya.

Contoh lainnya adalah penelitian tentang keramba. Seperti sistem keramba modern yang terintegrasi. Atau model keramba terapung dan keramba tenggelam juga dapat menjadi subjek penelitian tersendiri. Selain itu juga dari sisi pemilihan material keramba yang terbaik.

Baca Juga: Dirjen KSDAE Baru Diminta Kawal RUU Konservasi Sumber Daya Alam

Ketua Kelompok Riset Aqua Kultur Laut, Pusat Riset Perikanan BRIN, Ketut Mahardika menjelaskan bahwa saat ini sedang melakukan kerja sama dengan INVE di bidang pakan dan teripang gamat (Stichopus noctivagus). Kerja sama di bidang pakan berupa penggunaan pakan buatan untuk larva kakap putih sampai benih.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINKawasan Konservasi IlmiahKKI Biota Laut GondolKKI Kebun Raya Eka Karya Baliriset ocean farming

Editor

Next Post
Pusat gempa dalam di Laut Flores magnitudo 5,3 pada Jumat, 5 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Gempa Dalam di Laut Flores 5,3 Magnitudo Dipicu Slab Pull Lempeng Indo Australia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media