Senin, 2 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kolaborasi Teknologi dan Seni Hasilkan Kaki Buatan yang Fleksibel

Membuat produk yang bermanfaat untuk difabel semestinya juga berdasarkan masukan dan kebutuhan masyarakat difabel.

Minggu, 29 Januari 2023
A A
Kaki buatan produk kolaborasi keilmuan di ITB dipatenkan. Foto itb.ac.id.

Kaki buatan produk kolaborasi keilmuan di ITB dipatenkan. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Supaya lutut prostetik yang dihasilkan nanti mampu digunakan untuk berjalan layaknya lutut normal,” kata Tata dalam Dialog Seni dan Teknologi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB bertajuk “Aesthetics and Biomechanics” pada 18 Januari 2023.

Kemudian pada tahun yang sama, mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Rahma Ari Fauziah mengajukan diri untuk mendesain lutut prostetik tersebut. Berbeda dengan pendekatan saintifik yang dilakukan Tim Biomekanika ITB, Rahma memulai penentuan desain dari pengamatan dan wawancara langsung kepada masyarakat difabel. Tujuannya untuk mengetahui kebutuhan desain dari sisi manusia atau penggunanya.

Baca Juga: Ulos, Lambang Ikatan Kasih Sayang Masyarakat Batak

Dari pendekatan tersebut, kemudian diketahui bahwa pengguna menginginkan lutut prostetik yang lebih fleksibel. Semisal dapat digunakan untuk bersila dan salat. Masukan-masukan pengguna itu ditindaklanjutioleh Tim Biomekanika. Kemudian dilanjutkan dengan penyempurnaan desain bentuk lutut prostetik yang lebih estetik serta ergonomis oleh Rahma.

Proses kolaboratif tersebut akhirnya menghasilkan desain lutut prostetik yang nyaman dan estetik dengan harga terjangkau.

“Kolaborasi seperti inilah yang sebenarnya diperlukan untuk merespons berbagai persoalan aplikatif saat ini. Sebab tiap-tiap bidang ilmu tidak mampu menghasilkan produk yang optimal apabila bekerja sendiri-sendiri,” papar Tata. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kaki prostetikkolaborasi keilmuankolaborasi teknologi dan senimasyarakat difabelTim Biomekanika ITB

Editor

Next Post
Hutan hujan tropis Sumatera di kawasan ekowisata Tangkahan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang merupakan bagian Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Foto Dok Wanaloka.com.

Upaya Keluarkan Hutan Hujan Tropis Sumatera TNGL dari Daftar Dalam Bahaya UNESCO

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media