Jumat, 2 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Komunitas Seniman Disabilitas Gelar Pameran Suluh Sumurup

Sepuluh komunitas seniman disabilitas Indonesia hingga mancanegara akan menggelar pameran bertajuk Suluh Sumurup digelar di Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2022, di Yogyakarta.

Jumat, 2 Desember 2022
A A
Suluh Sumurup, pameran seni rupa yang digelar komunitas seniman disabilitas Indonesia dan mancanegara di Hari Disabilitas Internasional, 3 Desember hingga 12 Desember 2022.

Suluh Sumurup, pameran seni rupa yang digelar komunitas seniman disabilitas Indonesia dan mancanegara di Hari Disabilitas Internasional, 3 Desember hingga 12 Desember 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

“Suluh Sumurup secara sederhana kami artikan sebagai kegiatan yang mempunyai makna edukasi untuk semua, tanpa memandang perbedaan dan bisa bermanfaat untuk banyak orang. Suluh Sumurup menjadi nama kegiatan Jogja Disability Arts yang melibatkan komunitas-komunitas disabilitas khususnya yang berkegiatan dibidang seni rupa,” tulis dalam siaran pers yang diterma Wanaloka.com, Jumat, 2 Desember 2022.

Baca Juga: Relokasi Warga Terdampak Gempa Cianjur, Ini Pemukiman Diprioritaskan Direlokasi

Suluh Sumurup diharapkan menjadi ruang pertemuan antar komunitas untuk saling berinteraksi, berkomunikasi, bertukar pengetahuan, dan presentasi bersama kegiatan yang telah dilakukan. Suluh Sumurup lebih mengedepankan semangat komunal dan berjejaring antar komunitas disabilitas yang bergerak dalam bidang seni yang inklusif, edukatif, egaliter dan komunal.

Komunitas yang terlibat kali ini antara lain AndArt, ba(WA)yang, Difalitera, Eco Diffa, JDA, Potads, Kembang Selatan, Para Rupa, Pawiyatan, Pen Pals, Pok ame ame, dan PSPSR UGM.

Baca Juga: Pakar UGM, Sakit dan Kelaparan Akibat Perubahan Iklim Jadi Bencana Masa Depan

Pameran ini adalah kerjasama antara Jogja Disability Arts dan Galeri R.J. Katamsi, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, yang berkomitmen untuk pemajuan seni dan disabilitas di Indonesia. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: anak down syndromeHari Disabilitas Internasionalkomunitas seniman disabilitaspameran seni rupa Suluh Sumurupseni rupaSuluh Sumurup

Editor

Next Post
Anak-anak korban gempa Cianjur dari Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, tetap bersekolah yang dilaksanakan di dalam tenda berukuran 6 kali 10 meter. Foto BNPB.

Anak-anak Korban Gempa Cianjur Tetap Bersekolah  

Discussion about this post

TERKINI

  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media