Kamis, 6 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Relokasi Warga Terdampak Gempa Cianjur, Ini Pemukiman Diprioritaskan Direlokasi

Jumat, 2 Desember 2022
A A
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau salah satu lokasi lahan relokasi warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Foto BNPB.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau salah satu lokasi lahan relokasi warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur telah menyiapkan16 hektar lahan untuk relokasi warga terdampak gempa Cianjur magnitudo 5,6 yang terjadi pada Senin, 21 November 2022.

Data terakhir yang diupdate Pemkab Cianjur korban meninggal dunia dampak gempa Cianjur yang dipicu aktivtas kerak dangkal, 328 orang meninggal dunia yang telah ditemukan, dan 12 korban lainnya masih dinyatakan hilang.

Sehubungan dengan daerah pemukiman warga yang terdampak guncangan gempa, serta lokasi yang berisiko tinggi terhadap kolateral hazard atau bahaya ikutan dipicu getaran gempa, akan direlokasi.

Baca Juga: Pasca Gempa Cianjur, Waspada Bencana Longsor dan Hindari Bangunan Retak

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meninjau salah satu lokasi tempat relokasi yang akan dihuni warga terdampak gempa Cianjur, yakni di Desa Sinargalih, Kecamatan Cilaku.

Suharyanto menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan relokasi dan pemerintah pusat akan membangunkan rumah warga yang rusak. Luas lahan relokasi yang telah disiapkan 16 hektar.

“Nanti Bupati dan tim yang akan menentukan siapa dan penduduk mana yang akan pindah ke sini,” kata Suharyanto di Desa Sirnagalih pada Rabu, 30 November 2022.

Baca Juga: Pakar UGM, Sakit dan Kelaparan Akibat Perubahan Iklim Jadi Bencana Masa Depan

Kepala BNPB menegaskan, warga yang direlokasi akan mendapatkan ganti rumah dan hak tanah baru. Suharyanto mengingatkan, lahan bekas rumah dan tanah warga di desa asalnya, akan dikelola pemerintah dan tidak dijadikan lokasi hunian.

“Rumah yang lama akan dijadikan daerah resapan air dan daerah hijau, sehingga tidak dihuni lagi oleh masyarakat karena dikhawatirkan jika gempa terjadi lagi di situ, minimal korbannya tidak banyak,” ungkap Suharyanto.

Rencananya rumah yang akan dihuni warga di daerah relokasi tipe 36 ruah instan sederhana sehat (Risha).

Baca Juga: Basarnas Perpanjang Masa Pencarian 12 Korban Gempa Cianjur yang Hilang

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bupati Cianjur Herman SuhermanDesa Cijedilgempa CianjurKabupaten CianjurProvinsi Jawa Baratrelokasi warga terdampak gempa Cianjur

Editor

Next Post
Suluh Sumurup, pameran seni rupa yang digelar komunitas seniman disabilitas Indonesia dan mancanegara di Hari Disabilitas Internasional, 3 Desember hingga 12 Desember 2022.

Komunitas Seniman Disabilitas Gelar Pameran Suluh Sumurup

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Gajah Jovi dari PLG Minas, BKSDA Riau mati karena sakit, 3 Agustus 2026. Foto Dok. BKSDA Riau.Jovi, Gajah yang Berperan dalam Mitigasi Konflik di Riau Mati
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media