Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Masih Satu Juta Kubik Abu Gunung Marapi, Kementerian PU Bangun 9 Sabo Dam

Senin, 5 Mei 2025
A A
Rencana lokasi pembangunan sabo dam di DAS Anai, Sumatra Barat.Foto Dok. Kementerian PU.

Rencana lokasi pembangunan sabo dam di DAS Anai, Sumatra Barat.Foto Dok. Kementerian PU.

Share on FacebookShare on Twitter

“Tadi di atas (gunung) diinformasikan Komisi V DPR ada satu juta meter kubik abu. Diharapkan sabo dam nantinya bisa melindungi masyarakat dari bencana golodo (istilah Sumatra Barat untuk menyebut banjir bandang atau banjir lahar dingin),” kata Dody.

Baca juga: Apa Rahasia Seduhan Kopi Tubruk Terasa Lebih Nendang?

Pembangunan sabo dam DAS Anai merupakan upaya mitigasi bencana banjir lahar dan banjir bandang dampak dari erupsi Gunung Marapi pada Mei 2024 lalu. Enam sabo dam di Kabupaten Tanah Datar meliputi 3 sabo dam di Sungai/Batang Malana, 2 sabo dam di Sungai/Batang Anai, dan 1 Series River Training Works di Sungai/Batang Pagu-Pagu. Kemudian 3 sabo dam lagi akan dibangun di Sungai/Batang Katik, Kabupaten Agam.

Secara teknis, sabo dam di DAS Anai dibangun bertingkat di tengah bendungan, sehingga sabo dapat mengalirkan air, sekaligus membendung sedimen atau endapan material vulkanik. Jika bendungan tidak mampu menahan semua aliran debris, maka akan dilewatkan melalui bagian atas (overtopping), sehingga dapat meminimalisir risiko bencana banjir lahar di hilir. [WLC02]

Sumber: Kementerian PU

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir lahar dinginDAS AnaigolodoGunung MarapiKabupaten AgamKabupaten Tanah Datarsabo dam

Editor

Next Post
Masyarakat adat Poco Lek menolak proyek panas bumi. Foto Dok. AMAN

Proyek Panas Bumi di NTT Ditolak Warga, Kementerian ESDM Gandeng UGM

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media