Senin, 22 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Melihat Fosil Hewan Zaman Purba di Museum Banjarejo

Kamis, 1 September 2022
A A
Fosil gading gajah purba di Museum Banjarejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Foto Wanaloka.com.
Museum Banjarejo Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, koleksi fosil hewan zaman purba. Foto Wanaloka.com.
Fosil gading gajah purba di Museum Banjarejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Foto Wanaloka.com.
Fosil kepala kerbau purba (Bubalus paleokerabau) di Museum Banjarejo. Foto Wanaloka.com.
Fosil-fosil hewan zaman purba di Museum Banjarejo. Foto Wanaloka.com.
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Museum Banjarejo mengoleksi fosil gajah purba dan kerbau purba. Museum yang berada di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, baru diresmikan pada 15 Agustus 2022 lalu, bersamaan dengan diresmikannya Museum Situs Gajahan Sendang Gandri, menjadi lokasi temuan fosil hewan purba.

Berdirinya museum ini merupakan hasil kolaborasi Museum Geologi Badan Geologi, Kementerian ESDM bersama Pemerintah Desa Banjarejo dan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran.

Koleksi yang dimiliki di antaranya, fosil gading gajah purba, dan fosil kepala kerbau purba (Bubalus paleokerabau) yang memiliki tanduk sepanjang 115 sentimeter, panjang tengkorak 65 sentimeter, dan lebar 35 sentimeter berusia Pleistosen akhir (sekitar 129.000-11.700 tahun yang lalu), dan peninggalan benda-benda bersejarah sisa kerajaan Hindu-Buddha, Medang Kamulan.

Baca Juga: Surya dan Citra Kembali ke Taman Nasional Kerinci Seblat dengan Helikopter

Fosil hewan purba itu hasil ekskavasi BPSMP Sangiran bersama ahli ITB sejak tahun 2017, di situs Gajahan Sendang Gandri juga berada di Desa Banjarejo.

Kepala Desa Banjarejo, Achmad Taufik mengungkapkan, sebelum 2015 banyak fosil dimiliki masyarakat dan marak penggalian fosil ilegal yang dilakukan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan GeologiBPSMP SangiranDesa BanjarejoFosil gajah purbaFosil hewan zaman purbaFosil Kerbau PurbaKabupaten GroboganKementerian ESDMMuseum BanjarejoProvinsi Jawa Tengah

Editor

Next Post
Produk bantal antitungau buatan mahasiswa UGM. Foto ugm.ac.id.

Bantal Bangau Antibakteri dan Tungau Buatan Mahasiswa UGM

Discussion about this post

TERKINI

  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Potret jejak bintang yang tampak berputar di langit. Foto Dok. BRIN.Memotret Jejak Bintang yang Tampak Berputar dengan Kamera DSLR di Timau
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.Anggapan Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O Ternyata Benar, Mengapa?
    In IPTEK
    Kamis, 18 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media