Jumat, 13 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengamati Terumbu Karang dan Perilaku Jalak Bali di TN Bali Barat

Kuliah lapangan memberi pengalaman mahasiswa untuk melakukan pengamatan biota secara langsung, pengawetan spesimen tumbuhan dan hewan, serta mempelajari cara menganalisis data lapangan yang kompleks.

Rabu, 27 November 2024
A A
Mahasiswa Prodi Biologi ITB melakukan kuliah lapangan di TN Bali Barat 10-16 November 2024. Foto Dok. Biologi ITB.

Mahasiswa Prodi Biologi ITB melakukan kuliah lapangan di TN Bali Barat 10-16 November 2024. Foto Dok. Biologi ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Taman Nasional Bali Barat mengembangkan penangkaran burung curik bali yang terancam punah. Hasilnya, populasi burung jalak bali mulai meningkat sehingga menunjukkan kesuksesan penangkaran. Mahasiswa mengamati perilaku burung jalak bali dan berkesempatan melihat kandang indukannya, serta perlakuan yang diberikan sebelum burung tersebut dilepasliarkan ke alam.

Koordinator Mata Kuliah Proyek Ekologi, Dian Rosleine menceritakan bahwa sebulan sebelum kegiatan ini dilakukan, mahasiswa diwajibkan menjalankan latihan fisik supaya terbiasa dengan kegiatan lapangan. Setiap hari, kegiatan pengamatan dimulai pukul 5 pagi hari, karena menyesuaikan jam aktif hewan dan kondisi lapangan.

Baca Juga: Korban Tewas Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumut Capai 20 Orang 

Seluruh mahasiswa dilatih untuk bekerja sama, berkomunikasi dengan masyarakat, serta mengembangkan soft skill lain. Kuliah lapangan ini memberi pengalaman kepada mahasiswa untuk melakukan pengamatan biota secara langsung, pengawetan spesimen tumbuhan dan hewan, serta mempelajari cara menganalisis data lapangan yang kompleks.

“Harapannya, mahasiswa dapat menambah pengetahuan juga pengalamannya dengan melihat fenomena ekologi secara langsung. Selain itu, semoga data-data yang kami punya dapat menjadi masukan bagi Taman Nasional, sehingga dapat terjalin kerja sama yang baik,” ujar dia. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: curik baliJalak Balikuliah lapanganProdi Biologi ITBTaman Nasional Bali Barat

Editor

Next Post
Padang lamun. Foto Dok. LIPI.

KKP akan Luncurkan Peta Nasional Padang Lamun Akhir 2024

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media