Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengenal Senthong, Gandhok, Pringgitan Omah UGM di Kotagede

Ada yang menarik tiap kali berkunjung ke rumah tradisional daerah, termasuk Omah UGM. Biasanya ada bangunan-bangunan khas yang tak dimiliki bangunan modern. Apa saja itu?

Minggu, 16 Januari 2022
A A
Suasana Omah UGM di Kotagede pada Agustus 2016. Foto wanaloka.com.

Suasana Omah UGM di Kotagede pada Agustus 2016. Foto wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Rumah pendidikan, penelitian, dan wisata

Gambar bagian-bagian dari fasad Omah Ugm, Agustus 2016. Foto wanaloka.com.
Gambar bagian-bagian dari fasad Omah Ugm, Agustus 2016. Foto wanaloka.com.

Kotagede yang merupakan bekas ibu kota kerajaan Mataram Islam pada abad 15 memang dikenal mewakili saujana Jawa yang ideal dan menawarkan karakter yang unik. Gempa 2006 dengan kekuatan 5.9 SR berpengaruh pada bangunan tua di Kotagede yang tak mampu menahan dikarenakan material dominan kayu dan termakan usia.

Pascagempa, secara bertahap proses pemulihan di Kotagede dilakukan. Banyak pihak yang ikut serta mulai dari masyarakat setempat, pelestari, pemerintah, hingga donatur swasta lokal dan internasional. Rumah berusia hampir 200 tahun yang kini menjadi Omah UGM merupakan salah satu bangunan tua yang mampu bertahan terhadap gempa meski mengalami sejumlah kerusakan.

Baca Juga: Baboe Mengalami Diskriminasi Sekaligus Diperlakukan Sama oleh Keluarga Kolonial

Omah UGM menjadi pusat gerakan pelestarian budaya UGM dan pusat pelatihan mitigasi bencana pada cagar budaya. Selain itu juga digunakan untuk aktivitas perkuliahan dan penelitian Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM. Mengingat fungsinya sebagai media pembelajaran pelestarian pusaka, termasuk pengelolaan risiko bencana untuk pusaka berbasis 3K. Serta menjadi materi tugas studio mahasiswa terkait olah desain arsitektur pusaka.

“Omah UGM menjadi rumah bagi gerakan baru konservasi cagar budaya di Jogja, juga di Indonesia,” imbuh Sita.

Selain untuk peneletianpenelitian, rumah itu juga banyak dikunjungi pelajar, wisatawan, atau masyarakat pada umumnya untuk kegiatan edukasi, wisata, ataupun produksi foto dan video. Wajah bangunan yang khas beserta barang-barang antik yang tersimpan rapi di dalamnya menjadikan Omah UGM lokasi yang menarik untuk dikunjungi berbagai kalangan. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: cagar budayaGempa bumi 2006KotagedeLaretna Trisnantari AdishaktiMataram IslamOmah UGMrumah tradisionalUGM

Editor

Next Post
Ilustrasi varian Omicron. Foto Alexandra_Koch/pixabay.com.

Puncak Kasus Omicron di Indonesia Diprediksi Februari-Maret, Begini Hitungannya

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media