Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menyusuri Jejak Rafflesia di Kawasan Bandealit Jawa Timur

Rafflesia zollingeriana salah satu spesies bunga yang pernah dianggap punah, namun berhasil ditemukan kembali di TN Meru Betiri.

Minggu, 17 Agustus 2025
A A
Ekspedisi UKM Wanala Unair ke kawasan Bandealit, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Juli 2025 lalu, Foto Dok. UKM Wanala.

Ekspedisi UKM Wanala Unair ke kawasan Bandealit, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Juli 2025 lalu, Foto Dok. UKM Wanala.

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami disuguhkan pemandangan yang sejuk serta damai dengan suara kicauan burung yang mendominasi,” kata anggota UKM Wanala, Hafsoh.

Mencari jejak Rafflesia

Kegiatan ini mencakup pengamatan burung, pengamatan satwa, analisis vegetasi serta pencarian tempat bunga endemik Rafflesia zollingeriana tumbuh. Menuju kawasan blok Pringtali, mereka berjalan menyeberangi sungai, hingga menyusuri perbukitan dengan vegetasi yang sedikit rapat. Waktu yang ditempuh untuk mencapai lokasi bunga Rafflesia tumbuh sekitar satu jam dengan jalur yang menanjak serta sedikit berbatu.

Baca juga: Catatan Satya Bumi, Pidato Kenegaraan Prabowo Abaikan Penyelamatan Lingkungan Hidup

Sampai di atas, mereka disuguhi dengan pemandangan vegetasi yang rapat. Mereka berhasil menemukan knop bunga Rafflesia zollingeriana yang setelah ditelusuri ada sekitar 17 knop yang dalam beberapa hari sudah mekar.

Knop-knop itu menempel pada batang dan akar tanaman Liana (Tetrastigma lanceolarium) yang berfungsi sebagai inangnya, karena Rafflesia merupakan tanaman holoparasit. Mereka juga menemukan beberapa knop Rafflesia sudah membusuk sebelum mekar.

“Itu disebabkan predator yang memakan Rafflesia, yaitu landak,” jelas dia. [WLC02]

Sumber: Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kawasan BandealitRafflesia zollingerianaTaman Nasional Meru BetiriUKM Wanala Unair

Editor

Next Post
Ilustrasi lubang bekas tambang. Foto ELG21/pixabay.com.

Jatam Desak Presiden Membuka Daftar Pemain Besar Tambang Ilegal

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media