Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Microforest Jadi Alternatif Baru Dekarbonisasi di Dunia Industri

Teknologi Microforest mendapat respons positif berbagai industri yang tengah berupaya menerapkan dekarbonisasi untuk memperkuat komitmen ESG.

Jumat, 21 Februari 2025
A A
Microforest besutan Tim Peneliti PSE UGM untuk dekarbonisasi. Foto Dok. PSE UGM.

Microforest besutan Tim Peneliti PSE UGM untuk dekarbonisasi. Foto Dok. PSE UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Microfest pun menjadi solusi ideal untuk mendukung sustainability.

Baca juga: Luas Tutupan Hutan Pendidikan Gunung Walat Mencapai 95 Persen

“Saat ini, teknologi Microforest telah mendapat respons positif dari berbagai industri yang tengah berupaya menerapkan dekarbonisasi untuk memperkuat komitmen ESG (Environmental, Social, Governance) mereka,” ujar Eko.

Salah satu perusahaan yang tertarik untuk menggunakan Microfest adalah PT Pertamina EP Cepu Regional 4 yang mengelola kegiatan eksplorasi Pertamina di wilayah Indonesia Timur. Selain Microfest, PT Pertamina juga tertarik untuk menggunakan Oxyflow, pengembangan lanjutan dari Algaerium.

Melalui kesepakatan kerjasama dengan PUIPT Microalgae Biorefinery, PT Pertamina akan memasang instalasi Microforest dan Oxyflow sebanyak lima unit di kantor pusat mereka yang berlokasi di Patra Jasa Office Tower, Jakarta.

Baca juga: YLBHI Tolak UU Minerba Baru, Memuluskan Perampasan Tanah Rakyat hingga Kooptasi Kampus

Pihak PT Pertamina EP Cepu Regional 4 pun berharap dapat menjadi pelopor di Pertamina dalam usaha-usaha dekarbonisasi menggunakan pendekatan alam, sebagai pelengkap teknologi CCUS yang selama ini sudah mulai mereka terapkan.

Peneliti di PSE UGM, Prof. Arief Budiman bertutur kerja sama dengan PT Pertamina EP Cepu Regional 4 ini akan berlangsung selama dua tahun dengan dukungan operasional dari PT Algatech Nusantara. Ia berharap dirinya dan dua rekan peneliti lainnya dapat terus mengembangkan inovasi berbasis mikroalgae agar semakin banyak industri yang dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari strategi keberlanjutan dalam mendukung komitmen Indonesia bebas karbon di tahun 2060 mendatang. [WLC2]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: dekarbonisasiMicroforestPusat Studi Energi UGM

Editor

Next Post
Ilustrasi pertambangan. Foto dok. Aliansi Sulawesi

Anggota DPR Dukung Usulan RUU Geologi agar Data Kekayaan Alam Akurat

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media