Selasa, 28 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mochammad Lazuardi, Ciptakan Drench untuk Memudahkan Hewan Minum Obat

Tak hanya manusia, hewan pun butuh minum obat ketika sakit. Namun butuh alat untuk memudahkan obat sampai ke lambung hewan.

Senin, 6 Februari 2023
A A
Guru Besar FKH Unair, Prof. MochammadLazuardi. Foto unair.ac.id.

Guru Besar FKH Unair, Prof. MochammadLazuardi. Foto unair.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Saat hewan sakit juga memerlukan obat untuk kesembuhannya seperti manusia. Sementara tak hanya hewan ternak yang membutuhkan obat, binatang buas pun membutuhkannya. Sementara obat terdiri dari berbagai macam sediaan, seperti sirup, suspensi, dan lainnya.

“Sediaan bentuk suspensi membutuhkan cairan untuk melarutkan obatnya,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair), Prof. Mochammad Lazuardi.

Obat yang masuk ke tubuh hewan harus dipastikan sampai ke lambung. Jika tidak, maka akan mempengaruhi khasiat obat.

Baca Juga: NTT Rawan Bencana, BMKG Siapkan Pelayanan Terpadu dan Radar Cuaca

“Karena setiap obat punya karakteristik berbeda,” kata Lazuardi.

Persoalannya, hewan memiliki keterbatasan dalam mengkonsumsi obat-obatan. Memberi obat kepada hewan tidak mudah.

“Meski ada hewan yang mudah dikendalikan, bisa saja hewan itu memainkan lidahnya sehingga obat malah masuk ke dalam paru-paru, bukan lambung,” terang Lazuardi.

Baca Juga: MOU KLHK dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo untuk Keanekaragaman Hayati

Lantaran itu pula, Lazuardi membuat inovasi baru dengan menciptakan drench penakar obat minum hewan besar. Ia memberi nama “Drench Lazuardi”.

Memudahkan Obat Sampai Lambung

Drench Lazuardi dibuat untuk memudahkan pemilik hewan atau penjaga kandang memberikan obat kepada hewan dan tepat sampai ke lambung. Uniknya, inovasi ini juga melakukan pencampuran obat, seperti sediaan suspensi dengan cairan agar tercampur dengan baik.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: binatang buasDrench LazuardiHak Kekayaan Intelektualhewan ternakmelarutkan obatpenakar obatUnair

Editor

Next Post
Rumah produksi kopi di areal perhutanan sosial di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto walhi.org.

Pendamping Petani Minta Jokowi Selesaikan SK Perhutanan Sosial 2024

Discussion about this post

TERKINI

  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media