Minggu, 1 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mochammad Lazuardi, Ciptakan Drench untuk Memudahkan Hewan Minum Obat

Tak hanya manusia, hewan pun butuh minum obat ketika sakit. Namun butuh alat untuk memudahkan obat sampai ke lambung hewan.

Senin, 6 Februari 2023
A A
Guru Besar FKH Unair, Prof. MochammadLazuardi. Foto unair.ac.id.

Guru Besar FKH Unair, Prof. MochammadLazuardi. Foto unair.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Saat hewan sakit juga memerlukan obat untuk kesembuhannya seperti manusia. Sementara tak hanya hewan ternak yang membutuhkan obat, binatang buas pun membutuhkannya. Sementara obat terdiri dari berbagai macam sediaan, seperti sirup, suspensi, dan lainnya.

“Sediaan bentuk suspensi membutuhkan cairan untuk melarutkan obatnya,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair), Prof. Mochammad Lazuardi.

Obat yang masuk ke tubuh hewan harus dipastikan sampai ke lambung. Jika tidak, maka akan mempengaruhi khasiat obat.

Baca Juga: NTT Rawan Bencana, BMKG Siapkan Pelayanan Terpadu dan Radar Cuaca

“Karena setiap obat punya karakteristik berbeda,” kata Lazuardi.

Persoalannya, hewan memiliki keterbatasan dalam mengkonsumsi obat-obatan. Memberi obat kepada hewan tidak mudah.

“Meski ada hewan yang mudah dikendalikan, bisa saja hewan itu memainkan lidahnya sehingga obat malah masuk ke dalam paru-paru, bukan lambung,” terang Lazuardi.

Baca Juga: MOU KLHK dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo untuk Keanekaragaman Hayati

Lantaran itu pula, Lazuardi membuat inovasi baru dengan menciptakan drench penakar obat minum hewan besar. Ia memberi nama “Drench Lazuardi”.

Memudahkan Obat Sampai Lambung

Drench Lazuardi dibuat untuk memudahkan pemilik hewan atau penjaga kandang memberikan obat kepada hewan dan tepat sampai ke lambung. Uniknya, inovasi ini juga melakukan pencampuran obat, seperti sediaan suspensi dengan cairan agar tercampur dengan baik.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: binatang buasDrench LazuardiHak Kekayaan Intelektualhewan ternakmelarutkan obatpenakar obatUnair

Editor

Next Post
Rumah produksi kopi di areal perhutanan sosial di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto walhi.org.

Pendamping Petani Minta Jokowi Selesaikan SK Perhutanan Sosial 2024

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media