Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Netizen Kesal, Komponen Seismik Gunung Marapi Kembali Dicuri

Senin, 10 April 2023
A A
Erupsi Gunung Api Marapi di Sumatera Barat pada 11 Januari 2023 puku 11.57 WIB. Foto esdm.go.id

Erupsi Gunung Api Marapi di Sumatera Barat pada 11 Januari 2023 puku 11.57 WIB. Foto esdm.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Netizen kesal atas kejadian pencurian komponen alat pemantauan di stasiun seismik Gunung Marapi, gunung api aktif di Sumatera Barat. Ini merupakan pencurian yang ketiga kalinya terjadi.

Gunung Marapi saat ini berstatus Level II (Waspada) dan tercatat hingga April 2023 merupakan gunung api aktif urutan kedua yang paling banyak mengalami erupsi dari 68 gunung api aktif di Indonesia saat ini.

Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, Gunung Marapi sudah mengalami 28 kali letusan di tahun 2023.

Baca Juga: Potensi Gempa dan Tsunami di Kota Padang

Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut berada di Kabupaten Agam dan Batusangkar di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Gunung Marapi tipe gunung api strato (strato volcano) yang tersusun atas perselingan endapan piroklastika dan aliran lava.

Nama lain dari Gunung Marapi yakni, Sorieg Berapi dan Seret Berapi. Sejarah letusan Gunung Marapi yang tercatat sejak tahun 1800, pertama meletus di tahun 1807.

Kekesalan netizen atas pencurian komponen peralatan pemantauan di stasiun seismik Gunung Marapi, dapat dimengerti. Masyarakat harus menyadari pentingnya peralatan yang dibangun oleh instansi pemerintah ini, bagian dari mitigasi potensi bencana alam seperti erupsi gunung api, gempa bumi, dan tsunami.

Baca Juga: Gempa Dangkal Darat Guncang Kota Bukittinggi

Pemantauan seismik gunung api adalah langkah awal dalam mitigasi dampak letusan gunung api. Metode seismik sendiri sudah lazim digunakan untuk memetakan keadaan atau situasi pada gunung api.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gunung api aktif di IndonesiaGunung Api Marapiletusan Gunung MarapiProvinsi Sumatera BaratPVMBGseismik Gunung Marapi

Editor

Next Post
Gempadewa menggelar aksi protes pembuka akses jalan tambang Desa Wadas di Dusun Karang, Senin, 10 April 2023. Foto Gempadewa.

Protes Pembukaan Jalan Tambang Desa Wadas, Gempadewa: Hukum Masih Berproses

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media