Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peta Jalan Energi Baru Terbarukan ASEAN

Rabu, 2 Agustus 2023
A A
Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.

Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Fahmy Radhi: Pendidikan Vokasi Solusi Inovasi Teknologi Pengembangan EBT

Yudo menjelaskan, selain Indonesia menurut BP Statistical Review of World Energy, tahun 2022 beberapa negara ASEAN juga telah memberikan kontribusi signifikan untuk pasokan biofuel dunia.

“Berdasarkan BP Statistical Review of World Energy, tahun 2022, ASEAN memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan biofuel global dengan produksi Indonesia 174 ribu BOEPD sebagai negara penghasil BBN terbesar ketiga setelahnya AS dan Brasil. Sedangkan Thailand menghasilkan 52 ribu BOEPD,” ungkap Yudo.

Ketua Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS), Darmin Nasution menyatakan dukungannya terhadap agenda pemerintah negara-negara anggota ASEAN terkait transisi energi dan meminta tindak lanjut konkret dari forum ini.

Baca Juga: Badan Geologi Jadi Kunci Pengungkap Potensi Sumber Daya Alam

“Kami sangat mendorong forum ini untuk merekomendasikan pembentukan ASEAN Biofuel Network untuk diajukan secara resmi dalam Pertemuan Menteri Energi ASEAN ke-41 di Bali pada 24 Agustus 2023. Hal ini dapat menjadi wadah bagi pelaku pemerintahan dan non-pemerintahan untuk bekerja bersama dalam berbagai aspek pengembangan biofuel ASEAN, termasuk mempromosikan peluang bisnis, pertukaran pengetahuan, kolaborasi penelitian, dan banyak lainnya,” tuturnya.

Seminar ini mengangkat pentingnya biofuel sebagai sumber energi alternatif yang penting untuk mencapai tujuan energi terbarukan di Indonesia dan ASEAN.

Baca Juga: Peresmian PLTS di UGM, Baru 1 Persen Kontribusi Energi Baru Terbarukan

Pengalaman luas di Indonesia, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya telah menunjukkan potensi biofuel dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil sehingga dapat meningkatkan ketahanan energi dan mendukung pembangunan ekonomi.

Pembicara dalam seminar melibatkan para pembuat kebijakan, pelaku bisnis, dan ahli internasional dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia. Acara juga menghadirkan interaksi dengan para investor, komunitas bisnis, lembaga pemikir internasional, akademisi, dan media. [WLC01]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: EBTenergi baru terbarukanKementerian ESDMteknologi EBT

Editor

Next Post
Dosen Geografi dan Ilmu Lingkungan UGM, Dr. Mohammad Pramono Hadi. Foto researchgate.net.

Mohammad Pramono: Solusi Sampah TPA Piyungan Diolah Jadi Bahan Bakar PLTU

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media