Senin, 2 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Polusi Udara Penyebab 5 Penyakit Respirasi Berisiko Kematian Tertinggi

Rabu, 5 April 2023
A A
Ilustrasi menghirup udara bersih. Foto alfcermed/pixabay.com.

Ilustrasi menghirup udara bersih. Foto alfcermed/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia sekaligus Guru Besar Bidang Pulmonologi dan Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Agus Dwi Susanto menekankan pencegahan penting untuk mengatasi permasalahan polusi udara.

Baca Juga: Ini Sumber Gempa Padang Sidempuan Magnitudo 6,4 Dirasakan Cukup Kuat

“Polusi udara terbukti menimbulkan masalah respirasi dan pernapasan. Upaya pencegahan dengan menurunkan polusi udara harus dilakukan semua pihak sehingga kasus respirasi dapat dikurangi,” ucap Agus.

Pemerintah dan masyarakat diminta harus memahami terkait kualitas udara yang baik untuk kesehatan paru yang lebih baik.

Sementara Co-Founder Bicara Udara, Novita Natalia juga mengatakan permasalahan polusi udara tidak bisa ditangani satu atau dua pihak saja. Melainkan butuh kerja sama dari semua elemen, termasuk masyarakat.

Baca Juga: Ini Sumber Gempa Padang Sidempuan Magnitudo 6,4 Dirasakan Cukup Kuat

“Kondisi ini menjadi panggilan bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya udara bersih,” kata Novita.

Perlu sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sebagai kunci utama menciptakan udara bersih dan kehidupan yang lebih sehat bagi seluruh warga Indonesia. Dalam menciptakan perubahan nyata, Bicara Udara juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyuarakan hak atas udara bersih, mempengaruhi kebijakan, serta penegakan udara bersih di Indonesia.

Saat ini, kajian terus dilaksanakan dan pemerintah bersama komunitas dan lintas sektor terkait akan menyusun upaya pencegahan polusi udara perkotaan di Indonesia. [WLC02]

Sumber: Kementerian Kesehatan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BPJS KesehatanKemenkespenyakit paru obstruktif kronispenyakit respirasipolusi udara perkotaan

Editor

Next Post
Banjir bandang Sumbawa, NTB, menghanyutkan 12 rumah penduduk. Foto BPBD Sumbawa.

Penebangan Liar Picu Banjir Bandang Sumbawa 12 Rumah Hanyut

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media