Senin, 14 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Puluhan Kontainer Kayu Olahan Merbau Papua Diamankan, KLHK Duga Ada Modus Baru

Praktik pembalakan liar diduga masih dilakukan di hutan-hutan Papua. Bahkan Gakkum KLHK mencium ada dugaan modus baru kejahatan lingkungan ini.

Minggu, 18 Desember 2022
A A
Kayu-layu olahan jenis Merbau dari Papua diamankan di Surabaya karena diduga hasil pembalakan liar. Foto ppid.menlhk.go.id.

Kayu-layu olahan jenis Merbau dari Papua diamankan di Surabaya karena diduga hasil pembalakan liar. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kayu olahan jenis merbau di dalam 57 kontainer berhasil diamankan Operasi Peredaraan Kayu Ilegal di Provinsi Jawa Timur yang digelar Tim Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kayu-kayu olahan tersebut diduga berasal dari hasil pembalakan liar di hutan Papua.

Kayu olahan jenis merbau yang diamankan mempunyai berbagai ukuran sebanyak kurang lebih 870 meter persegi. Saat ini, barang bukti berupa kayu olahan beserta dokumen nota perusahaan atas nama CV AM, CV GF, PT GMP, CV WS, PT EDP dan SKSHHKO dari PT EDP dijaga oleh personil Gakkum KLHK di Depo SPIL Surabaya.

Plt. Direktur Pencegahan dan Pengamanan KLHK, Sustyo Iriyono menyatakan kegiatan operasi ini berhasil mengidentifikasi perubahan modus dan pola perilaku para pelaku pembalakan liar di wilayah Papua dengan menggunakan pola-pola baru. Yakni menggunakan Nota Perusahaan Lanjutan untuk pengangkutan kayu olahan gergajian chainsaw (pacakan) yang diedarkan dengan tujuan Surabaya dan sekitarnya.

Baca Juga: Gempa Dangkal Hari Ini M5,1 di Banten Dirasakan hingga Lampung

“Kami punya keyakinan para pelaku illegal ini belum jera dan akan selalu mencoba berbagai cara melakukan kejahatan dan mencari keuntungan dengan menghancurkan sumber daya alam hutan Indonesia, khususnya Papua,” kata Sustyo.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani menyatakan, keberhasilan Gakkum LHK dalam melakukan rangkaian upaya penindakan saat ini adalah bukti komitmen dan keseriusan KLHK  dalam penyelamatan sumber daya alam (SDA) Indonesia.

“Serta komitmen Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim melalui FOLU NET SINK 2030. Kekayaan bangsa Indonesia ini harus kami pastikan keberlanjutannya dan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat,” ujar Rasio di Surabaya, 15 Desember 2022.

Baca Juga: Gempa Hari Ini Magnitudo 5 di Laut Banda

Pihaknya telah membentuk tim khusus untuk penyidikan kasus ini. Serta memerintahkan penyidik untuk menerapkan pidana berlapis agar para pelaku, khususnya penerima manfaat (beneficial ownership) dari kejahatan ini dihukum seberat-beratnya.

“Mereka adalah pelaku kejahatan luar biasa karena mencari keuntungan dan kekayaan dengan merusak lingkungan hidup, merugikan masyarakat dan negara. Harus ada efek jera agar menjadi contoh bagi pelaku lainnya,” imbuh Rasio.

Ia pun akan meminta dukungan PPATK untuk mengetahui aliran keuangan dari kejahatan ini. Ia menyakini dengan mengikuti aliran uang (follow the money) akan diketahui pelaku-pelaku lainnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: efek jeraGakkum KLHKkayu illegalkayu olahan jenis merbaukejahatan korporasimodus baruNota Perusahaan LanjutanOperasi Peredaraan Kayu Ilegalpembalakan liar

Editor

Next Post
Gempa di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, dengan magnitudo 5,1 pada Minggu, 18 Desember 2022, dipicu aktivitas subduksi. Foto Google Earth, episenter gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Sumber Gempa di Pulau Sumba Mag5,1

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media