Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

PVMBG: Erupsi Gunung Marapi Sulit Dideteksi

Selasa, 5 Desember 2023
A A
Kondisi Gunung Marapi berdasarkan Google Earth pada 4 Desember 2023. FOTO esdm.go.id.

Kondisi Gunung Marapi berdasarkan Google Earth pada 4 Desember 2023. FOTO esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung api Marapi yang erupsi pada 3 Desember 2023 lalu itu secara administratif terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Aktivitas Marapi dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) yang berada di Jl. Prof. Hazairin no 168 Bukittinggi, Sumatera Barat.

“Tapi sifat dari erupsi Gunung Marapi sangat sulit dideteksi.Bahkan pengamatan visual yang dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2023 di kawah aktif Marapi tidak terlihat adanya aktivitas vulaknik,” ungkap Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam konferensi pers terkait Perkembangan Aktivitas Gunung Marapi Sumatera Barat pada 4 Desember 2023.

Kondisi tersebut membuat pihak pemerintah dan masyarakat menganggap gunung tersebut aman. Sebab tidak terlihat ada aktivitas vulkanik apapun.

Baca Juga: Banjir Bandang Humbahas Korban Tewas Bertambah, BNPB Akan Relokasi Warga

“Justru inilah yang sangat berbahaya, diam seperti ini,” imbuh Hendra.

Mengingat sejarah erupsi Marapi kerap terjadi, PVMBG memberikan status Level II atau Waspada. Status Level II artinya lebih ke preventif, karena secara visual tidak ada persoalan dan secara kegempaan mungkin hanya terjadi satu kali gempa per bulan.

Dengan status tersebut, PVMBG mengeluarkan rekomendasi 3 Km dari kawah berdasarkan statistik adanya erupsi setiap 2 hingga 4 tahun. Namun tanggal dan bulannya tidak pernah dapat diketahui.

Baca Juga: Walhi: Pidato Jokowi di COP28 Dubai Penuh Mimpi dan Kontradiktif

“Rekomendasi masyarakat tidak beraktifitas apapun dalam radius 3 Km dikeluarkan PVMBG mengambil skenario terburuk. Sebab berdasarkan statistik kejadian 3 km merupakan jarak terdampak. Dampaknya itu selalu di sekitar puncak. Itulah sebenarnya buffer buat kami diyakinkan aman dan kami berharap semua pihak mematuhi ini semua,” papar Hendra.

Rekomendasi tersebut masih tetap diberlakukan usai erupsi Marapi akhir pekan lalu. Bahwa tidak hanya masyarakat sekitar, tetapi juga wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah. Rekomendasi tersebut harus dipatuhi untuk keselamatan bersama.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan GeologiBNPBDisaster Victim Identificationerupsi Gunung Marapikolom abuPos Pengamatan GunungapiPVMBG

Editor

Next Post
Warna merah kode penerbangan saat erupasi Gunung Marapi. Foto bmkg.go.id.

Kode Penerbangan Berwarna Merah Saat Gunung Marapi Meletus

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media