Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Rumah Terdampak Gempa Garut Magnitudo 6,2 Bertambah di 12 Wilayah

Senin, 29 April 2024
A A
Salah satu rumah rusak berat dampak gempa Garut M 6,2, 29 April 2024. Foto Dok. BNPB.

Salah satu rumah rusak berat dampak gempa Garut M 6,2, 29 April 2024. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Gempa Pantai Timur Maluku Tengah 5,2 Magnitudo Ini Dipicunya

Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga dapat mengakibatkan banjir bandang dengan membawa material tanah, bebatuan, dan pepohonan. BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewaspasai potensi bencana ikutan tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, rusak sebagian, atau miring akibat terdampak gempa diimbau tidak menempatinya untuk sementara waktu. Mereka juga diimbau tinggal di tempat yang lebih aman, yakni dalam bangunan yang kokoh dan stabil.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal sebelum kembali ke dalam rumah. Apakah cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan,” papar Dwikorita.

Baca Juga: Tiga Warga Tewas Tertimbun Longsor di Desa Talagajaya Garut

Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Nasional, Daryono menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6.2 yang mengguncang Kabupaten Garut dan sekitarnya adalah gempa utama. Gempa itu berpusat di laut 151 km barat daya Garut, Jawa Barat dengan kedalaman 70 km.

Hasil analisis BMKG, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat ada aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia. Kemudian tersubduksi di bawah lempeng Eurasia di selatan Jawa barat atau populer disebut gempa dalam lempeng (intra-slab earthquake).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust Fault). Episenter gempa bumi terletak di koordinat 8,39° LS ; 107,11° BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 156 Km arah Barat Daya Garut, Jawa Barat di kedalaman 70 km.

Baca Juga: HKB 2024, Penanggulangan Bencana Menjadi Superprioritas

“Gempa semalam adalah langsung gempa utama (mainshock), kemudian amblas dan energi habis atau lepas total. Tidak ada gempa pembuka dan miskin susulan. Hingga pukul 23.55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan ada satu aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo 3.1,” papar Daryono.

Gempa bumi tersebut diketahui berdampak dan dirasakan di daerah Sukabumi dan Tasikmalaya dengan skala intensitas IV MMI, yakni apabila siang hari dirasakan orang banyak di dalam rumah. Di daerah Bandung dan Garut dengan skala intensitas III-IV MMI, yaitu apabila siang hari dirasakan orang banyak dalam rumah. Di daerah Tangerang, Tangsel, Bogor, DKI Jakarta, Kebumen, Banyumas, Cilacap dan Purwokerto dengan skala intensitas III MMI, yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah. juga terasa getaran seakan truk berlalu.

Di daerah Bantul, Sleman, Kulonprogo, Trenggalek, Malang dengan skala intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami. [WLC02]

Sumber: BNPB, BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGBNPBBPBDGempa bumigempa bumi susulangempa Garutgempa utamaLempeng Indo Australiapotensi longsor

Editor

Next Post
Peluncuran benih padi Cerdas Iklim 9G inovasi IPB University di Desa Blawirejo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada 19 April 2024. Foto Dok. IPB University.

Benih Padi Cerdas Iklim 9G, Inovasi IPB University yang Tahan Hama dan Efisien

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media