Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Samsul Kamal: Kurangi Emisi CO2, PLTU Ganti Batu Bara dengan Biomassa

Kritik penggunaan batu bara menjadi bahan bakar PLTU terus menggema. Berbagai alternatif batu bara telah disampaikan para ahli, salah satunya biomassa. Apakah itu?

Kamis, 27 Oktober 2022
A A
Guru Besar Fakultas Teknik UGM, Prof. Samsul Kamal. Foto ugm.ac.id

Guru Besar Fakultas Teknik UGM, Prof. Samsul Kamal. Foto ugm.ac.id

Share on FacebookShare on Twitter

Teknologi co-firing dapat mengonsumsi 100 persen bahan baku biomassa dengan menggunakan boiler PLTU yang sesuai dengan teknologi co-firing. Perlu upaya peningkatan prosentase pembakaran dengan bahan baku biomassa untuk pembangkit listrik sehingga memerlukan dukungan penelitian lebih lanjut dari sisi material serta aspek pembakaran.

“Kolaborasi penelitian adalah langkah terbaik untuk melakukan itu,” kata Samsul.

Apabila seluruh PLTU sudah menggunakan biomassa, program pengembangan biomassa sebagai energi baru dan terbarukan akan tumbuh dan berkembang baik dari sisi bisnis dan teknologinya.

Baca Juga: Masyarakat Sipil: Perusahaan Karet di Jambi Diduga Lakukan Greenwashing

Lantas, dari manakah sumber daya biomassa itu?

Dari hasil penelitian yang dilakukan, berbagai lokasi sumber energi biomassa yang bisa dimanfaatkan berasal dari hasil hutan tanaman energi atau industri, hutan sosial, limbah penebangan, hasil kayu dari pembukaan lahan, limbah pengolahan kayu, limbah agroforestri, dan dari limbah padat kota.

Adapun jenis tanaman yang potensial dikembangkan sebagai biomassa adalah akasia, kaliandra, gamal, pilang, turi dan lamtoro gung.

“Jenis tanaman ini memiliki karakteristik cepat tumbuh, adaptasi baik, tahan hama dan penyakit. Siklus panen pendek serta memiliki nilai kalor yang tinggi,” papar Samsul. [WLC02]

Sumber: Universitas Gadjah Mada

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: batu barabiomassaemisi CO2Emisi gas rumah kacaenergi baru terbarukanenergi biomassaEnergi fosilPLTUProf. Samsul KamalUGM

Editor

Next Post
Prakicu hari ini, 28 Oktober 2022, sebagian wilayah DKI Jakarta dilanda hujan disertai petir. Foto Ilustrasi.

Prakicu Hari Ini Sebagian Wilayah DKI Jakarta Dilanda Hujan Disertai Petir

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media