Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sebanyak 15 Korban Hilang Akibat Banjir Longsor di Nduga Papua Belum Ditemukan

Senin, 3 November 2025
A A
Petugas dibantu warga mencari korban hilang akibat banjir di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu, 1 November 2025. Foto BPBD Nduga.

Petugas dibantu warga mencari korban hilang akibat banjir di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu, 1 November 2025. Foto BPBD Nduga.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Masyarakat Sipil Tolak AZEC, Solusi Palsu Perpanjang Ketergantungan Energi Fosil

Kiriman air dari hulu sungai mengakibatkan Kali Cikarang di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meluap hingga menjebol tanggul jebol karena saluran drainase kurang memadai. Tujuh kecamatan terendam air dengan ketinggian antara 20-140 sentimeter, yaitu Kecamatan Serang Baru, Cikarang Utara, Sukatani, Cikarang Selatan, Cikarang Barat, Karangbahagia, dan Cibitung.

Total warga terdampak dari tujuh kecamatan sejumlah 3.548 jiwa. Warga mengungsi terdata 712 KK atau 1.382 jiwa tersebar di beberapa titik pengungsian, antara lain Kampung Blokang 272 KK, Perumahan Taman Bali Kahuripan Desa Sukahurip 150 KK, Lapangan Jabon 210 KK, dan TPQ Fadlulloh 80 KK.

Pada Minggu, 2 November 2025, genangan air di enam kecamatan terpantau telah surut, sementara genangan di Kecamatan Sukatani berangsur surut. BPBD Bekasi berkoordinasi dengan aparat desa setempat melakukan pendataan dan melakukan penyedotan genangan air di lokasi terdampak.

Baca juga: Ubi Kayu Berpotensi Jadi Pengganti Tepung Terigu Impor

Di Kabupaten Bandung, hujan dengan intensitas tinggi, Sabtu, 1 November 2025, memicu kenaikan debit Sungai Citarum, Cikapundung, Cipalasari, dan Cigede. Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot terdampak luapan sungai hingga tergenang banjir dengan ketinggian air antara 10-100 sentimeter.

Akibatnya, 343 jiwa terdampak dan 24 jiwa di antaranya mengungsi di shelter pengungsian Desa Dayeuhkolot. Hingga Minggu, 2 November 2025, banjir di Desa Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot belum surut.

Sebaran hujan dengan intensitas tinggi juga mencapai wilayah Provinsi Aceh. Di Kabupaten Aceh Timur, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama tiga jam sejak Sabtu, 1 November 2025, menyebabkan banjir di pemukiman warga gampong Alue Sentang, Kecamatan Birem Bayeun dengan ketinggian air antara 20–50 sentimeter.

Baca juga: Kayu Laminasi, Solusi Keterbatasan Kayu Solid Akibat Alih Fungsi Hutan

Sebanyak 55 KK warga terdampak. BPBD Aceh Timur menuju lokasi banjir untuk melakukan pendataan dan koordinasi. Banjir dilaporkan masih bertahan dan belum surut.

Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi pada musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

Langkah-langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memangkas pohon yang rapuh, memeriksa kekuatan bangunan, menyimpan dokumen berharga dan peralatan elektronik penting di tempat yang aman, menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar untuk tiga hari, serta memantau prakiraan cuaca dari sumber yang kredibel. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, masyarakat hendaknya bersiap untuk evakuasi ke tempat yang lebih aman. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir dan LongsorBencana HidrometeorologiBNPBKabupaten Nduga

Editor

Next Post
Proses pencarian korban hilang dan evakuasi korban tewas akibat banjir bandang di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa, 4 November 2025. Foto BPBD Nduga.

Banjir Bandang Nduga, 15 Orang Tewas dan 8 Orang Dalam Pencarian

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media