Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Selamat Jalan Hilman “Lupus” Hariwijaya…

Penulis cerita sosok fiksi Lupus, Hilman Hariwijaya meninggal dunia pagi tadi. Novel Lupus-nya menjadi legenda remaja zaman 80-an dan 90-an yang disajikan dengan bahasa yang santai ala anak muda.

Rabu, 9 Maret 2022
A A
Masa muda Hilman Hariwijaya. Foto Twitter

Masa muda Hilman Hariwijaya. Foto Twitter

Share on FacebookShare on Twitter

“Terima kasih sudah menciptakan Lupus dan keluarga yang suah menemaniku selama aku remaja dan beranjak dewasa. Sedikit baanyak, sadar ga sadar, Lupus family mempengaruhi hidupku, membentuk diriku menjadi seperti saat ini. Rest in Peace, Bang Hilman,” cuit akun Twitter @ditepilangit.

“RIP Hilman ‘Lupus’ Hariwijaya.. Terima kasih sudah menemani mas SMA guwe dengan Lupus-nya. Kiranya keluarga yang berduka diberikan ketabahan dan penghiburan oleh Allah SWT,” cuit pemilik akun @SMBS_rio.

Dalam cuitan medsos yang mayoritas mantan remaja zaman 80-90-an, kenangan tentang Lupus dihidupkan kembali oleh para netizen. Lupus yang tinggal bersama mami dan adik perempuannya, Lulu. Lewat Lulu pula, rambut Lupus diledek seperti sarang burung. Lupus juga bersohib kental dengan dua temannya, Gusur dan Boim Lebon. Ada juga Popy, Vivi Alone, juga Nyit Nyit.

Para netizen juga membagikan setumpuk novel-novel Lupus yang masih dikoleksinya. Seperti Makhluk Manis dalam Bis, Topi-topi Centil, Anak Mamie Sudah Besar, Ihh Seraaamm. Tak ketinggalan Bapak Blogger Indonesia, Enda Nasution juga membagikan foto koleksi Lupus-nya.

Koleksi novel Lupus. Foto @enda/Twitter.
Koleksi novel Lupus. Foto @enda/Twitter.

Baca Juga: Punya Risiko Tinggi Diabetes, Lakukan Skrining Dini Setahun Sekali

“Bukan aaja sebagai karakter, tapi pertama kali baca cerita pendek Lupus, waktu SMP rasanya, I was blown away, bisa ya nulis kayak gitu, cara bertutur yang cuek, informal dan santuy. Sampai sekarng semua berhutang pada Lupus. Pileuleuyan Hilman Hariwijaya,” cuit @enda.

Dan syair soundtrack film Lupus Bangun Dong Lupus mendadak berulang-ulang terdengar di telinga. Bangun dong Lupus, ayo bangun… Bangun dong Lupus, pagi menjelang… Cepatlah bangun, nanti terlambat… [WLC02]

Sumber: Twitter, lupusers.tumblr.com.

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: berjambulBoim LebonGusurHilman HariwijayaMajalah HAIpenulis novel Lupuspermen karetWedha Abdul Rasyid

Editor

Next Post
Evakuasi korban banjir bandang di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Foto BPBD Kabupaten Malang.

Banjir Bandang di Lawang 1 Orang Tewas, di Banggai 8 Rumah Rusak

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media