Selasa, 21 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Punya Risiko Tinggi Diabetes, Lakukan Skrining Dini Setahun Sekali

Apabila anda punya keluhan mudah mengantuk, sering merasa haus, bahkan berat badan menurun, itu merupakan beberapa gejala diabetes. Apa yang harus segera anda lakukan?

Selasa, 8 Maret 2022
A A
Foto ilustrasi skrining diabetes. Foto stevepb/pixabay.com.

Foto ilustrasi skrining diabetes. Foto stevepb/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Apabila cepat haus, sering buang air kecil, sering merasa lapar sehingga banyak makan, bahkan ada yang mengalami penurunan berat badan, perlu waspada. Mengingat kondisi tersebut merupakan sejumlah gejala dari penyakit diabetes atau kelebihan gula.

“Itu gejala klasik diabetes,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Evi Liliek Wulandari.

Sedangkan gejala nonklasik diabetes seperti rasa cepat mengantuk, tidak ada gairah, dan kaburnya penglihatan.

“Ya, kacamata sering berubah ukurannya, terus kaki sering merasakan kesemutan, tebal, atau mungkin nyeri. Kalau terjadi luka, sulit untuk sembuh,”  jelas Evi.

Baca Juga: Sudah Vaksin Lengkap, Perjalanan Domestik Tidak Perlu Swab Antigen

Gejala diabetes dapat berbeda sesuai jenis kelamin. Pada laki-laki, gejala diabetes diketahui dari menurunnya aktivitas seksual. Sementara pada perempuan adalah keputihan yang berulang atau sulit untuk sembuh.

Diabetes masih menempati peringkat ke-9 dalam daftar penyakit paling mematikan di dunia menurut versi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2020. Selain diabetes, ada juga penyakit jantung, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, alzheimer, kanker paru-paru, dan infkesi saluran pernapasan bawah yang masuk dalam daftar tersebut.

Evi menjelaskan, diabetes merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang disebabkan ada kelainan sekresi pada insulin atau terjadinya kelainan pada kerja insulin. Diabetes dibagi menjadi beberapa jenis, seperti diabetes melitus tipe 1, diabetes melitus tipe 2, diabetes gestasional, dan diabetes LADA, dan diabetes MODY.

Baca Juga: Perang Rusia-Ukraina, 9 Warga Binjai Terjebak di Kota Chernihiv

Pada diabetes melitus tipe 1, penyebabnya adalah kerusakan pada sel beta pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin yang absolut atau defisiensi insulin yang absolut.

Sementara diabetes melitus tipe 2 disebabkaan oleh kelainan dari kerja insulinnya disertai juga dengan kelainan dari sekresi insulin oleh tubuh.

Diabetes melitus juga termasuk penyakit yang memang bisa diturunkan secara genetik. Namun tidak semua orang yang memiliki keluarga dengan riwayat diabetes dipastikan terkena diabetes.

“Tetapi, memang orang tersebut memiliki faktor risiko yang tinggi untuk terkena diabetes melitus,” imbuh Evi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: diabetesdiabetes militusinsulinkadar gulalansiamengantukrisiko tinggiskrining diniusia muda

Editor

Next Post
Episenter gempa M5,6 di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa, 8 Maret 2022. Foto BMKG.

Sulawesi Utara dan Maluku Diguncang Gempa di Atas 5 Magnitudo

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media