Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Punya Risiko Tinggi Diabetes, Lakukan Skrining Dini Setahun Sekali

Apabila anda punya keluhan mudah mengantuk, sering merasa haus, bahkan berat badan menurun, itu merupakan beberapa gejala diabetes. Apa yang harus segera anda lakukan?

Selasa, 8 Maret 2022
A A
Foto ilustrasi skrining diabetes. Foto stevepb/pixabay.com.

Foto ilustrasi skrining diabetes. Foto stevepb/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Apabila cepat haus, sering buang air kecil, sering merasa lapar sehingga banyak makan, bahkan ada yang mengalami penurunan berat badan, perlu waspada. Mengingat kondisi tersebut merupakan sejumlah gejala dari penyakit diabetes atau kelebihan gula.

“Itu gejala klasik diabetes,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Evi Liliek Wulandari.

Sedangkan gejala nonklasik diabetes seperti rasa cepat mengantuk, tidak ada gairah, dan kaburnya penglihatan.

“Ya, kacamata sering berubah ukurannya, terus kaki sering merasakan kesemutan, tebal, atau mungkin nyeri. Kalau terjadi luka, sulit untuk sembuh,”  jelas Evi.

Baca Juga: Sudah Vaksin Lengkap, Perjalanan Domestik Tidak Perlu Swab Antigen

Gejala diabetes dapat berbeda sesuai jenis kelamin. Pada laki-laki, gejala diabetes diketahui dari menurunnya aktivitas seksual. Sementara pada perempuan adalah keputihan yang berulang atau sulit untuk sembuh.

Diabetes masih menempati peringkat ke-9 dalam daftar penyakit paling mematikan di dunia menurut versi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2020. Selain diabetes, ada juga penyakit jantung, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, alzheimer, kanker paru-paru, dan infkesi saluran pernapasan bawah yang masuk dalam daftar tersebut.

Evi menjelaskan, diabetes merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang disebabkan ada kelainan sekresi pada insulin atau terjadinya kelainan pada kerja insulin. Diabetes dibagi menjadi beberapa jenis, seperti diabetes melitus tipe 1, diabetes melitus tipe 2, diabetes gestasional, dan diabetes LADA, dan diabetes MODY.

Baca Juga: Perang Rusia-Ukraina, 9 Warga Binjai Terjebak di Kota Chernihiv

Pada diabetes melitus tipe 1, penyebabnya adalah kerusakan pada sel beta pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin yang absolut atau defisiensi insulin yang absolut.

Sementara diabetes melitus tipe 2 disebabkaan oleh kelainan dari kerja insulinnya disertai juga dengan kelainan dari sekresi insulin oleh tubuh.

Diabetes melitus juga termasuk penyakit yang memang bisa diturunkan secara genetik. Namun tidak semua orang yang memiliki keluarga dengan riwayat diabetes dipastikan terkena diabetes.

“Tetapi, memang orang tersebut memiliki faktor risiko yang tinggi untuk terkena diabetes melitus,” imbuh Evi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: diabetesdiabetes militusinsulinkadar gulalansiamengantukrisiko tinggiskrining diniusia muda

Editor

Next Post
Episenter gempa M5,6 di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa, 8 Maret 2022. Foto BMKG.

Sulawesi Utara dan Maluku Diguncang Gempa di Atas 5 Magnitudo

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media