Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Setelah Direhabilitasi hingga 11 Tahun, 5 Orangutan Ini Dilepasliarkan di TNBBBR

Anjas, Cemong, Joyce, Kotap, dan Otan, lima orangutan Kalimantan tersebut dinilai sudah layak dikembalikan ke habibatnya, alam liar, setelah menjalani rehabilitasi 7 hingga 11 tahun.

Senin, 20 Juni 2022
A A
Otan, satu dari lima orangutan Kalimantan yang dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat. Foto ppid.menlhk.go.id

Otan, satu dari lima orangutan Kalimantan yang dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat. Foto ppid.menlhk.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kabar gembira, lima orangutan Kalimantan yang diberi nama Anjas, Cemong, Joyce, Kotap, dan Otan dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), yang berlokasi di perbatasan Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Sebelum dilepasliarkan ke alam liar, kelima orangutan tersebut telah menjalani rehabilitasi selama tujuh hingga sebelas tahun di Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI) Ketapang, Kalimantan Barat.

“Mereka dianggap sudah layak untuk dilakukan pelepasliaran di Kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, setelah menjalani proses rehabilitasi antara 7 sampai dengan 11 tahun di Pusat Rehabilitasi Yayasan IAR Indonesia di Ketapang,” kata Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Sadtata Noor Adirahmanta.

Baca Juga: Tiga Orangutan Sumatera Berhasil Diselamatkan dari Kawasan Perkebunan Sawit

Pelepasliaran tersebut dilakukan Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (BTNBBBR) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat dan Yayasan IAR Indonesia (YIARI) pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Sadtata mengungkapkan, pelepasliaran kelima individu orangutan itu, bagian dari pelaksanaan program reintroduksi orangutan, sekaligus rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada bulan Juni ini.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BKSDA Kalimantan BaratKonservasi orangutanorangutanOrangutan kalimantanPelepasliaran orangutanTaman Nasional Bukit Baka Bukit Raya

Editor

Next Post
Keruskan pada rumah penduduk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dampak bencana longsor pada Sabtu,18 Juni 2022. Foto Dok BNPB

Longsor di Sukabumi dan Ambon, BNPB Imbau Waspadai Bencana Susulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media