Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Siti Rokhmawati, Bumi Sudah Sangat Tua Perlu Gerakan Jaga Bumi

Seharusnya, peringatan Hari Bumi tak lagi sekadar selebrasi. Tapi gerakan nyata untuk mencegah kerusakan Bumi.

Senin, 22 April 2024
A A
Pakar Lingkungan Unair, Siti Rokhmawati Susanto. Foto Dok. Fisip Unair.

Pakar Lingkungan Unair, Siti Rokhmawati Susanto. Foto Dok. Fisip Unair.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Peringatan Hari Bumi Internasional tiap 22 April telah diselenggarakan kurang lebih selama 44 tahun sejak 22 April 1970, di Amerika Serikat. Hari Bumi tidak sekadar selebrasi, melainkan sebuah momentum untuk melakukan refleksi atas keserakahan manusia dalam eksploitasi bumi.

“Sebab sebagai pusat segala kepentingan di muka bumi, manusia memiliki peran penting untuk menjaga kelestarian bumi,” kata Pakar Lingkungan dan Eropa Universitas Airlangga (Unair), Siti Rokhmawati Susanto. Latar belakang pendidikannya di bidang Environmental Studies di dua universitas sebelumnya, membuat dia memiliki pengetahuan mengenai bumi dan lingkungan.

Irma berpandangan, bahwa Hari Bumi menjadi peringatan yang sangat penting. Hari Bumi merupakan momen yang tepat bagi umat manusia untuk merenungkan perbuatannya, termasuk keserakahannya terhadap bumi yang sudah tua ini.

Baca Juga: Status Gunung Ruang Turun Menjadi Siaga, Tetap Waspada

“Kita hanya punya satu bumi yang sudah berumur sangat tua. Bukan lagi saatnya Hari Bumi sebatas peringatan, simbolisasi atau selebrasi semata. Perlu ada gerakan yang lebih substantif sebagai upaya yang lebih serius untuk menjaga bumi. Termasuk menjaga bumi dari kerusakan, keserakahan manusia dan antroposentris yang membuat kepentingan manusia berada di atas segalanya,” tegas Siti yang juga Ketua Departemen Prodi Hubungan Internasional Fisip Unair.

Selain itu, dia juga mengimbau bahwa menjaga keseimbangan antara kehidupan manusia dan alam harus menjadi bagian dari kesadaran manusia. Alih-alih berfokus pada eksploitasi, manusia dapat menerapkan eksplorasi berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan bumi. Sebab manusia saat ini terjebak dalam pola pikir untuk mendapatkan kepuasaan maksimal dari kekayaan bumi, tanpa peduli dampak buruknya.

Baca Juga: Erupsi Gunung Ruang Masa ke Masa dari Normal Jadi Awas

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Fisip UnairHari Bumi Seduniakerusakan bumimenjaga bumiSiti Rokhmawati Susanto

Editor

Next Post
Banjir di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, 4 April 2024. Foto Dok. UPTD Pusdalops Papua Barat.

Hari Bumi 2024, Walhi Papua Serukan Bahaya Kerusakan Alam Papua

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media