Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tahun 2029 Target Populasi Kedua Badak Jawa Hasil Translokasi dari Ujung Kulon ke JRSCA

Jumat, 29 Agustus 2025
A A
Badak jawa Kasih lahirkan anak ke-4. Foto ppid.klhk.go.id.

Badak jawa Kasih lahirkan anak ke-4. Foto ppid.klhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam laporannya, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko menyampaikan translokasi bukan sekadar memindahkan satwa. Melainkan ada proses panjang dan hati-hati yang dipersiapkan sejak bertahun-tahun lalu melalui sejumlah tahapan.

Baca juga: Perubahan Iklim Sulit Diprediksi, BMKG Gunakan Kecerdasan Buatan

Pertama, pembangunan fasilitas JRSCA seluas 40 hektare untuk lokasi translokasi. Kedua, pemilihan individu badak dengan mempertimbangkan haplotipe genetik berbeda untuk menghindari inbreeding.

Ketiga, survei jalur pergerakan badak dan lokasi pit-trap untuk penangkapan aman. Keempat, survei jalur transportasi dari lokasi tangkapan ke JRSCA, termasuk habituasi badak yang akan ditranslokasi.

Kelima, simulasi lapangan dan finalisasi SOP untuk memastikan seluruh prosedur berjalan lancar. Keenam, penyusunan pedoman ethical assessment bersama para pakar nasional maupun internasional.

Baca juga: Jatam Menduga Badan Industri Mineral untuk Memfasilitasi Pengusaha Tambang Rakus

Satyawan, menegaskan seluruh tahapan dilakukan dengan standar internasional dan prinsip kesejahteraan satwa. Lewat operasi ini, pemerintah berharap populasi badak Jawa dapat lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.

“Keselamatan Badak Jawa adalah prioritas utama,” kata dia.

Pemerintah menargetkan pada 2029 populasi kedua Badak Jawa telah terbentuk, sebagai bukti nyata komitmen Indonesia menjaga satwa ikonik dunia. [WLC02]

Sumber: Kementerian Kehutanan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: badak JawaJavan Rhino Study and Conservation AreaKementerian KehutananRhinoceros sondaicusTaman Nasional Ujung Kulontranslokasi Badak Jawa

Editor

Next Post
Tim ekspedisi riset Samudera Hindia. Foto Dok. BRIN.

Tim Ekspedisi Riset Bawa Pulang Rekaman Data Misteri Kegempaan di Samudra Hindia

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media