Selasa, 11 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tantangan Budidaya Abalon di Tengah Ombak Pantai Selatan yang Tinggi

Empat dari tujuh spesies abalon yang tersebar di Indonesia, ditemukan di wilayah laut Gunungkidul, yaitu Haliotis asinina, Haliotis squamata, Haliotis varia, dan Haliotis ovina.

Sabtu, 6 September 2025
A A
Abalon. Foto Dok. BRIN.

Abalon. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Abalon (Haliotis spp.) menjadi salah potensi sumber daya laut di kawasan pesisir Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mengingat empat dari tujuh spesies abalon yang tersebar di Indonesia, ditemukan di wilayah laut Gunungkidul, yaitu Haliotis asinina, Haliotis squamata, Haliotis varia, dan Haliotis ovina.

“Garis pantai yang panjang menawarkan ekologi yang bagus dalam mendukung pertumbuhan abalon,” kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dwi Eny Djoko Setyono, Selasa, 2 September 2025.

Terkait analisa kandungan gizi, Djoko menjelaskan dalam 100 gram daging abalon terkandung sekitar 20 gram protein. Artinya, abalon merupakan sumber protein tinggi yang baik untuk kesehatan.

Baca juga: Iradiasi Pangan Telah Diterapkan Pada Cabai, Telur dan Bawang Merah

Abalon kaya omega 3 dan 6 yang baik untuk jantung, serta mineral lengkap seperti kalsium, fosfor, dan zat besi yang mendukung kekuatan tulang. Selain itu, kandungan lemak abalon sangat rendah, hanya 0,1 gram dan hampir tanpa kolesterol.

Daging abalon mengandung vitamin A, B12, dan E, yang dapat mendukung kesehatan mata, saraf, dan kulit. Vitamin E yang tinggi berkontribusi pada kesehatan kulit dan perlindungan terhadap radikal bebas. Kandungan seng dapat meningkatkan antibodi tubuh.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Djoko menuturkan isi perut abalon mengandung enzim bermanfaat, dan lendirnya memiliki sifat anti-peradangan dan anti-pembengkakan. Kondisi itu membuka peluang pengembangan obat-obatan inovatif dan produk kosmetik anti-aging.

Baca juga: Cacing Tanah Si Kaya Protein yang Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AbalonKabupaten Gunungkidulpantai selatan JawaPRTPP BRIN

Editor

Next Post
Ilustrasi anak dengan penyakit campak. Foto biofarma.co.id.

Alasan Campak Dapat Menyebabkan Kematian dan Wabah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media