Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tanaman Endemik Smilax nageliana untuk Pakan Ternak Bisa Terancam Punah

Peningkatan laju tingkat kepunahan Smilax nageliana di Indonesia disebabkan pola perilaku konsumtif manusia, eksploitasi sumber daya alam berlebihan, dan pemahaman konservasi minim.

Kamis, 3 Oktober 2024
A A
Tnamn endemik Smilax nageliana yang masih ditemukan di sejumlah daerah di Jawa Timur. Foto Dok. BRIN.

Tnamn endemik Smilax nageliana yang masih ditemukan di sejumlah daerah di Jawa Timur. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: KLHK Klaim Taman Nasional Mutis Timau Bukan Penurunan Status Kawasan Hutan

Upaya konservasi

Saat ini, Siti sedang melakukan kegiatan riset dengan menganalisa status taksonomi dan status konservasi. Analisa itu berdasarkan ekologi, pengembangkan metode teknik perbanyakan, menggali potensi pemanfaatan dan kearifan lokal masyarakat, serta melakukan pengembangkan strategi konservasi.

Penelitian ini dilaksanakan pada September 2021 hingga Agustus 2022 di kawasan Ranu Darungan, Lumajang, serta Gunung Kawi, Jawa Timur dengan mengembangkan potensi sumber daya tumbuhan Smilax nageliana.

“Memang di Indonesia tumbuhan ini hanya ditemukan di lokasi penelitian tersebut. Sehingga, adanya analisa dampak konservasi dan bioprospeksi, diharapkan keberlanjutan spesies dan ekologisnya dapat berlangsung baik untuk keberadaan tumbuhannya itu sendiri,” tutur dia.

Baca Juga: Resmi Ajukan JR ke MA, Selamatkan Ormas Agama dari Suap Politik Tambang

Siti membagi kegiatan penelitian ini ke dalam tiga kerangka kegiatan besar, yaitu memetakan status konservasi Smilax nageliana yang ditinjau dari aspek ekologis, analisis biprospeksi melalui kajian pemanfaatannya, dan konservasi ex-situ.

Dari ketiga kerangka kegiatan tersebut, diharapkan mendapat data dan informasi untuk strategi konservasi Smilax nageliana berikutnya.

Strategi konservasi Smilax nageliana dilakukan Siti dengan menggunakan dua pendekatan pemodelan. Pertama, pemodelan untuk kesesuaian habitat (habitat suitability) dengan variabel perubah bebasnya terdiri dari iklim, pH tanah, ketinggian tempat, kelerengan, arah kelerengan, suhu permukaan, dan varibel vegetatif tumbuhan.

Baca Juga: Kecelakaan Kerja Lagi di Kawasan IMIP, Pelatihan K3 Penting dan Bukan Formalitas

Sedangkan pemodelan kedua menggunakan pendekatan Partial Least Squares dengan menggunakan program smartPLS 15.

Untuk menganalisa model konservasi Smilax nageliana, Siti menggunakan metode analisis SWOT. Ia melakukan survei dan wawancara terhadap masyarakat lokal dan instansi pemerintah berwenang dan tokoh kunci.

“Tentunya output kegiatan konservasi dan strategi konservasi ini dalam rangka melaksanakan pilar-pilar konservasi, yaitu save, study, and use (penyelamatan, pembelajaran dan pemanfaatan),” jelas dia. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINCritically EndangeredInternational Union for Conservation of NatureSmilax nagelianatanaman endemikterancam punah

Editor

Next Post
Salah satu lahan di Marauke untuk PSN food estate. Foto Dok. YLBHI.

Keterlibatan Militer dalam PSN di Merauke Ancam Hak Hidup Orang Papua

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
  • Pemeriksaan bangkai gajah yang ditemukan di kawasan lindung Blok Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Foto Kementerian Kehutanan.Kementerian Kehutanan Janji Ungkap Pemodal dan Aktor Intelektual Kematian Gajah di Riau
    In News
    Senin, 9 Februari 2026
  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media