Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kecelakaan Kerja Lagi di Kawasan IMIP, Pelatihan K3 Penting dan Bukan Formalitas

Senin, 30 September 2024
A A
Lokasi pekerja PT WNII terjatuh akibat kecelakaan kerja, Morowali, Sulawesi Tengah, 28 September 2024. Foto Istimewa.

Lokasi pekerja PT WNII terjatuh akibat kecelakaan kerja, Morowali, Sulawesi Tengah, 28 September 2024. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Andri, pekerja PT Walsin Nickel Industrial Indonesia (WNII), di Devisi Killen Konveyor tewas sesaat usai terjatuh dari ketinggian lebih dari 20 meter, Sabtu, 28 September 2024. Korban bekerja usai melaksanakan salat Subuh. Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) menduga korban tewas akibat kecelakaan kerja yang terjadi bertepatan dengan Hari Pertambangan dan Energi itu.

“Ia diduga tergulung oleh konveyor terlebih dahulu kemudian terjatuh. Yang menjengkelkan, area kerja tempat Andri meninggal itu tetap jalan seperti biasanya,” kata Ketua Umum SPIM, Afdal Amin melalui siaran tertulis tertanggal 28 September 2024.

PT Walsin Nickel Industrial Indonesia (PT WNII) adalah perusahaan yang didirikan oleh Walsin Lihwa Corporation (WLC) dari Taiwan. Perusahaan ini beroperasi di Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). PT WNII bergerak di bidang Stainless Steel dan memproduksi komoditi Nickel Pig Iron. Kapasitas produksi Nickel Pig Iron yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah sebesar 300.000 ton per tahun.

Baca Juga: Suara Perempuan Petani Indonesia Menghadapi Perubahan Iklim

Usai kecelakaan terjadi, PT. IMIP sebagai pemilik kawasan juga tak mengintervensi PT. WNII agar menghentikan area kerja tempat korban tewas tersebut.

“Nyawa seolah tak ada harganya di kawasan ini,” imbuh Afdal.

Kecelakaan kerja yang menimpa anggotanya itu, menurut Afdal merupakan bukti bahwa sampai saat ini pihak perusahaan sangat abai terhadap persoalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mulai dari fasilitas yang kurang baik, area kerja yang tidak aman dan nyaman, serta jam kerja yang panjang.

Baca Juga: Begini Kongkalikong Proyek Swasta Disulap Jadi PSN Rempang

SPIM juga mengutuk keras pihak perusahaan yang tidak punya rasa kemanusiaan. Lantaran setelah terjadi kecelakaan kerja, PT. WNII masih menjalankan aktivitas proses produksi.

Serikat Pekerja Industri Morowali Konfederasi Pergerakan Buruh Indonesia (SPIM-KPBI) menyesalkan insiden tersebut dan meminta pihak perusahaan bertanggungjawab sepenuhnya. Secara organisasional, SPIM akan terus mengawal kasus ini hingga kebenaran segera terkuak dan keadilan tercipta bagi seluruh kaum buruh.

“Perusahaan tidak boleh menyembunyikan kasus ini, dan terus menjadikan buruh sebagai tumbal dari keserakahan perusahaan hanya untuk mengejar keuntungan,” lanjut Afdal.

Baca Juga: Longsor Tambang di Solok Berada di Zona Potensi Gerakan Tanah

SPIM-KPBI menuntut agar Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Dirjen Binwasnaker dan K3) untuk mengusut tuntas kematian korban. Selain itu, melakukan audit dan transparansi terkait insiden di devisi Killen PT. WNII serta melakukan proses hukum kepada pimpinan dan orang yang terlibat dalam kasus ini.

Juga memberikan jaminan dan kompensasi kepada korban dan keluarganya serta melakukan evaluasi menyeluruh sistem K3 di kawasan IMIP, khusunya di dalam PT. WNII.

Urgensi pelatihan K3

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kabupaten Morowalikawasan industri IMIPKeselamatan dan Kesehatan Kerjakomoditi Nickel Pig IronPT WNII

Editor

Next Post
Tim Advokasi Tolak Tambang usai mendaftarkan permohonan judicial review ata PP 25 Tahun 2024 ke MA, Selasa, 1 Oktober 2024. Foto Istimewa.

Resmi Ajukan JR ke MA, Selamatkan Ormas Agama dari Suap Politik Tambang

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media