Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Terinspirasi Yin Yang, Tim Kuya Sigma ITB Raih Sertifikat Tahan Gempa

Rancang bangun besutan tim ITB, Yin Yang Tower mampu kokoh bertahan dari goncangan 800 gal.

Selasa, 24 Oktober 2023
A A
Tim Kuya Sigma Fakultas Teknik Sipil ITB. Foto itb.ac.id.

Tim Kuya Sigma Fakultas Teknik Sipil ITB. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tim Kuya Sigma Institur Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih Certificate of Quake-Resistant (Sertifikat Tahan Gempa) dalam ajang kompetisi rancang bangun Introducing and Demonstrating Earthquake Engineering Research in Schools (IDEERS) 2023. Kompetisi tersebut digelar Taiwan National Center for Research on Earthquake Engineering (NCREE) di Taiwan pada tanggal 21-23 September 2023.

Tim tersebut terdiri dari mahasiswa Teknik Sipil ITB yang terdiri dari Syauqi Dwi Ryan Ardhani, Gilang Arditya Nitisara, Ilyas Bianto, dan Azzam Zaki Nahdi. Mereka dibimbing Dosen Erwin Lim, Ph.D untuk berkompetisi dengan 42 tim dari berbagai negara. Dan perwakilan ITB baru pertama kali mengikuti kompetisi tersebut tersebut.

“Kami tidak ada pengalaman dan gambaran pengerjaan dari tim sebelumnya sehingga membuat persiapan dan latihan yang kami jalani menjadi lebih sulit,” ungkap Syauqi.

Baca Juga: Perusahaan Tambang Nikel Gugat UU 27 Tahun 2007, Walhi: Ancaman Kelangsungan Hidup Pulau Kecil

Dalam persiapannya, tim melakukan pemodelan berulang kali dengan perangkat lunak, membentuk model struktur asli, hingga menjalani serangkaian pengujian hingga akhirnya berhasil mendapatkan model optimum. Kendala-kendala seperti penerapan konsep mekanis struktur dan struktur tahan gempa, pemilihan material yang sesuai, serta penentuan teknik pemodelan optimal dengan waktu dan material yang terbatas, semuanya diatasi dengan sangat teliti. Pengujian struktur terhadap beban vertikal dan gempa buatan menggunakan peralatan sederhana turut menjadi bagian dari perjuangan mereka.

Melalui hasil latihan berulang kali dan diskusi dengan beberapa dosen, tim berhasil memperoleh desain struktur dengan konsep penyatuan harmonis antara podium yang kaku dan menara yang fleksibel. Tim Kuya Sigma memberi nama model mereka “Yin Yang Tower,” terinspirasi oleh filosofi Yin dan Yang.

Baca Juga: Teknologi Masaro Ubah Kebiasaan Buang Sampah Menjadi Jual Sampah

Tantangan krusial dalam kompetisi yang dihadapi tim adalah membuat model struktur menggunakan bahan dasar kayu stik Medium Density Fiberboard (MDF), lem, tali kasur, dan karet. Struktur tersebut dikenakan beban secara vertikal dan diuji dengan gempa buatan di atas shaking table, dengan Peak Ground Acceleration (PGA) yang meningkat secara bertahap hingga mencapai 800 gal (cm/s2).

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: cincin apiFakultas Teknik Sipil ITBIDEERS 2023kompetisi rancang bangunsertifikat tahan gempaTim Kuya Sigma

Editor

Next Post
Acara Data Buoy Co-Operation Panel-39 di Nusa Dua, Bali. Foto Dok. BMKG.

BMKG Ajak Global Kolaborasi Pengamatan Laut Demi Informasi Cuaca yang Akurat

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media